NEWS  

Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor Banyak Arena Judi Tembak Ikan, Ini Beberapa Lokasinya!

Salah satu keberadaan arena Judi Tembak Ikan di kawasan Kwala Bela, Kecamatan Medan Johor yang berhasil didokumentasikan.
Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Maraknya aksi perjudian mesin Tembak Ikan di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor wilayah hukum Polsek Deli Tua, ramai jadi perbincangan. Paslanya, kawasan itu dianggap mendominasi memiliki arena judi tembak ikan cukup banyak dari wilayah lain di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Menelusuri informasi itu, awak media ini mencoba menelusuri mulai Selasa ( 21/11/2023) pukul 12.45 WIB. Ketika memasuki area gang sempit d Jalan Parang III masuk ke Gang Milala tepatnya di warung kopi (Warkop) Suka Cita, sudah tersedia dua mesin Tembak Ikan yang ramai dikerumuni para pemain.

Memasuki Jalan Jamin Ginting,KM 7,5 tepatnya di Jalan Parang II, arena judi tembak ikan juga ada di belakang toko Rio Ponsel, persisnya di belakang Kandang Ayam. Dari oantauan di lokasi, juga ramai berkumpul warga bermain judi Tembak Ikan.

Warga sempat menduga kalau pemilik meain judi itu ada hubungannya dengan pemilik Rio Ponsel. “Bukan punya ku mesin judi itu, terganggu pun kami dibuatnya. Sebab, 24 jam kegiatannya itu,” keluh Pak Rio ketika ditanyai wartawan.

Bahkan arena judi itu cukup dikenal karena digandrungi warga sekitar hingga warga pendatang. Hal itu pun diakui, Iwan Sembiring salah satu penarik Becak yang kerap mangkal di Jalan Parang II.

“Udah banyak yang tau oemain judinya, sebab lokasi judi Tembak Ikan di situ sudah lama,” ucapnya.

Bahkan iya tak canggung mengatakan bahwa para pemainnya juga ada oknum aparat. “Aparat pun sering main di tempat itu, kalau nggak percaya, masuk lah sana. Mobil patroli pun terusnya datang,” celoteh pak Iwan dengan polosnya.

Pun begitu, ia berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH), bahkan Wali Kota Medan, serta Kapolrestabes Medan, dan Kapolda Sumut  mau dengan tegas menindak arena judi yang banyak di kawasan Kelurahan Kwala Bekala. Sebab, hal itu diakuinya jelas merusak masyarakat, bahkan kerap menambah lokalisasi maksiat.

“Kalau tempat-temoat judi begitu kan sudah tau kita pasti ada bekkingnya. Jadi kalau bisa yang menindak terjun langsung Kapolrestabes, TNI, Kapolda dan Wali Kota, Pak Bobby Nasution, jadi benar-benar diberangus,” harap Iwan.

Menelusuri ke kawasan lain masih di Kelurahan Kwala Bekala, tepatnya di Jalan Pintu Air IV, Gang Pertemuan, juga terpantau keberadaan mesin judi tembak ikan yang juga dipenuhi pemain. Toke judi meletakkan permainan perjudian itu di sebuah warung kopi Ginting.

Ironisnya, ada oknum APH mengenakan seragam coklat bertuliskan Polsek Deli Tua, terpantau asyik bermain judi tembak ikan. Menyadari kehadiran media, satu persatu oknum APH dan pemain lain meninggalkan lokasi.

Pada saat dikonfirmasi pemilik warung bermarga Ginting bertubuh tinggi atletis tentang siapa pemilik mesin judi tembak ikan tersebut, tanpa ragu ragu Ginting mengatakan kalau mesin judi itu milik oknum aparat. “Ini mesinnya Handoko tugas di Batalyon yang di Deli Tua sana, di sini pun tiap harinya kawan-kawan dari Polsek Deli Tua kumpul,” ucapnya dengan tenang.

Dari hasil monitoring yang dilakukan awak media ini, bahwa apa yang dikatakan masyarakat kalau di Kelurahan Kuwala Bekala Kecamatan Medan Johor zona, cukup aman bermain judi tembak ikan. “Di sinilah (kawasan Medan Johor) yang aman lokasi perjudian. Karena APH bekingnya, kalau mau ditutup harus petinggi,” celetuk warga dengan harapan agar Wali Kota Medan dan pejabat kepolisian serta TNI bersedia memberantas kegiatan perjudian ini. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *