Asah Kreativitas Anak dengan Belajar Asik Sambil Bermain

Share

Jakarta, ArmadaBeritaCom – Program Pelayanan Komunitas kelompok kami adalah menyelenggarakan kegiatan belajar yang sifatnya dapat membantu pelajaran anak-anak di sekolah. Program tersebut kami laksanakan di lingkunan RT 09 di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Tim kami terdiri dari Ivan Ciputra, Ruth Anastasya Fransiska, dan Priscilla Fredini Winata.

Kami mengajar anak-anak yang sudah bersekolah di Sekolah Dasar, antara kelas satu sampai kelas lima, dengan usia sekitar 6-10 tahun. Program yang kami laksanakan tidak sekadar kegiatan belajar saja, melainkan juga melakukan hal-hal yang sangat disukai oleh anak-anak pada umumnya. Misalnya dengan bermain games, membuat prakarya dari kertas origami untuk membentuk baling-baling, bunga, ikan dan lain sebagainya.

Selain itu kami juga membuat tempat pensil dari stick ice cream. Pada kesempatan akhir, kami memberi pelajaran matematika dan Bahasa Inggris. Program Pelayanan Komunitas kami lakukan setiap hari Sabtu sore sebanyak delapan kali pertemuan.

Dalam kegiatan yang kami laksanakan, kami lebih terfokus kepada kreativitas, dibandingkan dengan melakukan kegiatan belajar pada umumnya. Menurut hemat kami, anak-anak ini sudah mendapatkan pelajaran yang cukup di sekolah mereka di setiap harinya.

Kami mengajarkan pelajaran matematika dan memberikan soal latihan

Selain itu, kami juga beranggapan bahwa anak-anak di usia antara 5-10 tahun lebih bisa mengeluarkan ide-ide yang lebih kreatif. Karena itu, kami ingin melakukan kegiatan yang berbeda dengan mengahabiskan waktu bersama mereka, dan membuat anak-anak ini lebih bisa mengeluarkan ide serta kreativitas mereka.

Kegiatan dilaksanakan pada sore hari, sekitar jam 4 atau 5 sore yaitu ketika anak-anak sudah pulang sekolah dan menyelesaikan pekerjaan rumah yang diberikan sekolah. Kami memberikan kebebasan kepada anak-anak setempat perihal kegiatan yang akan dilaksanakan di setiap pertemuan.

Kegiatan yang paling disukai adalah  materi pembelajaran seperti matematika dan Bahasa Inggris. Walaupun mereka sudah mendapatkan materi tersebut di sekolah, mereka tetap meminta kami untuk mengajarkan mereka mengenai kedua materi tersebut.

Menurut anak-anak, alasan mereka lebih sering memilih kedua materi tersebut adalah dibawakan secara menarik dan seru. Dalam setiap pertemuan pengajaran Bahasa Inggris dan Matematika, masing-masing dari kami terlibat langsung dalam mengajar mereka. Mulai dari mengajarkan secara bersama dan juga mengajarkan secara privat jika mereka ada pertanyaan.

Kami mengajari bagaimana membuat kincir angin dari origami

Kemudian di setiap akhir sesi seringkali kami memberikan sebuah kuis atau pertanyaan mengenai apa yang sudah diajarkan hari itu kepada mereka. Bagi yang bisa menjawab kami memberikan mereka hadiah sebagai reward atau penghargaan atas keberhasilan mereka menjawab pertanyaan tersebut.

Faktor seperti pemberian hadiah atau reward inilah yang membuat mereka semakin antusias dalam mengikuti kegiatan yang kelompok kami laksanakan. Antusias yang mereka berikan juga membuat kami sekalu kelompok pelaksana menjadi semangat dalam mempersiapkan materi di setiap pertemuan selanjutnya.

Foto bersama dengan anak-anak yang mengikuti kegiatan pelayanan komunitas

Kami mengharapkan adanya kegiatan serupa yang diadakan oleh ketua RT setempat karena manfaat yang didapatkan dari kegiatan ini banyak sekali. Anak-anak bisa melakukan banyak kegiatan dan belajar bersama di luar materi yang mereka dapatkan di sekolah.

Kegiatan ini juga bermanfaat untuk menambah hubungan relasi anak-anak sehingga mereka bisa mendapatkan teman baru dan juga bertemu orang-orang yang baru, melatih sikap sosial mereka ketika dihadapkan oleh kegiatan baru. (*))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *