Medan, ArmadaBerita.Com
Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku narkoba di Jalan Kelambir V, Gang Panti, Kelurahan Kampung Lalang, Medan Sunggal, Sumatera Utara, Minggu (18/10/2020) sekira pukul 15.30 WIB.
Namun pada saat akan membawa tersangka ke Polda Sumatera Utara, petugas mendapatkan perlawanan. Beberapa warga menghujani polisi dengan batu.
Akibat serangkan itu, seorang Perwira Polisi yang menjabat sebagai Panit 2 unit 4 Subdit 3, Ipda Batara Tampubolon mengalami luka berat dibagian kepala. Minggu 18 Oktober 2020 Jam 15:30 WIB.
Meski mendapat perlawanan petugas berhasil menangkap terduga pelaku narkoba atas nama Suriandi alias Jeri (38). Pria yang disebut-sebut berprofesi sebagai supir itu nyambi sebagai pengedar sabu, dikawasan temoat tinggalnya di Jalan Kelambir V, Gang Panti, Kelurahan Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, pada saat tersangka Suriandi alias Jeri ditangkap berikut barang bukti sabu-sabu seberat 5 gram, dan hendak dibawa ke Direktorat Reser Narkoba Polda Sumatera Utara, sejumlah orang melakukan perlawanan dengan cara melempari Polisi yang hendak membawa Suriandi.
“Pas polisi mau keluar dari Gang Panti, ada beberapa orang yang melempari Polisi, akibatnya ada ku lihat Polisi yang pakai jacket, pakai celana warna biru dan berjambang kena lempar, bocor kepalanya, waktu itu sekitar jam 16.00 WIB,” ucap Ucok (27) warga sekitar.
Karena adanya aksi provokasi dari beberapa orang hingga terjadi pelemparan, polisi sempat meletuskan senjata api.
“Pass aksi pelemparan itulah Polisi melakukan penembakan. Mendengar suara tembakan kami bersembunyai takut kena peluru nyasar,” aku Ucok.
Warga juga mengaku polisi meletusan senjata api hingga beberapa kali. Dari tembakan itu, salah seorang bernama, Saring terkena tembakkan.
“Kudengar si Saring ini lah yang melempari Polisi sama kawanya yang lain, udah dibawa dia ke RS Bina Kasih, Sunggal yang dekat Polsek itu bang,” beber Ucok.
Insiden itu juga mengakibatkan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Merah dirusak warga.
“Katanya sepeda motor itu punya Polisi Polda, tapi aku nggak lihat siapa yang ngerusak sepeda motor Polisi itu,” sebut Ucok. (Suriyanto)











