SPORT  

Saptoyogo Purnomo Raih Emas 400 Meter, Nomor yang Tak Pernah Ditargetkan

Share

ARMADABERITA.COM, NAKHON RATCHASIMA —Atlet para atletik Indonesia Saptoyogo Purnomo membuat kejutan di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand. Ia berhasil meraih medali emas pada nomor 400 meter putra, meski mengaku nomor tersebut bukan spesialisnya. Emas itu diraih Saptoyogo di Main Stadium His Majesty the King’s 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Kamis, 22 Januari 2026.

Saptoyogo mengatakan kemenangan tersebut di luar perkiraannya. Selama ini, ia lebih dikenal sebagai sprinter andalan Indonesia di nomor 100 meter dan 200 meter. Karena itu, keberhasilannya menjadi yang tercepat di nomor 400 meter terasa sangat istimewa.

“Ini benar-benar kejutan. Nomor 400 meter bukan spesialis saya. Target utama saya sebenarnya di 100 dan 200 meter,” kata Saptoyogo usai pertandingan.

Atlet asal Banyumas, Jawa Tengah, itu mengungkapkan keikutsertaannya di nomor 400 meter sejak awal tidak dibebani target medali emas. Namun, hasil di lintasan justru membawanya naik ke podium tertinggi dan menambah koleksi emasnya di ajang ini.

“Di nomor ini memang tidak ditargetkan emas. Karena itu rasanya sangat bersyukur dan bangga. Ini emas kedua saya,” ujarnya.

Saptoyogo mempersembahkan medali emas tersebut untuk masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada kontingen Merah Putih di ASEAN Para Games 2025. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga yang selalu menjadi sumber kekuatannya.

“Medali ini saya persembahkan untuk bangsa Indonesia, seluruh masyarakat yang mendukung, dan terutama untuk keluarga saya,” kata dia.

Ia pun memberi semangat kepada rekan-rekan setim yang masih akan bertanding. Menurut Saptoyogo, kunci untuk terus berjuang di arena pertandingan adalah menjaga semangat, keyakinan, dan doa.

“Untuk teman-teman yang masih bertanding, tetap semangat, terus berdoa, dan jangan mudah menyerah,” ujarnya.

Keberhasilan Saptoyogo Purnomo menambah deretan prestasi kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025 sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan perolehan medali di ajang olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *