ARMADABERITA | MEDAN – Pesan mengejutkan datang dari Sekdaprov Sumut, Togap Simangunsong, saat menyerahkan 64 SK CPNS lulusan IPDN Angkatan XXXII di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Kamis (4/9/2025).
Di hadapan para lulusan, Togap menegaskan bahwa menjadi pejabat di birokrasi sekarang tidak lagi harus menunggu tua. Menurutnya, kunci utama ada pada disiplin, rajin belajar, dan membangun jaringan.
“Mendapatkan jabatan itu tidak seperti dulu lagi. Kalau ada yang bilang harus tua dulu baru bisa jadi Eselon II, itu sudah ketinggalan zaman,” tegas Togap.
Ia bahkan membocorkan rahasia agar ASN bisa cepat naik pangkat. Bagi yang rajin, tekun, melaporkan, dan mencatat kredit, rata-rata bisa naik pangkat setiap dua tahun sekali. “Bayangkan, kalau konsisten dua tahun naik, karier bisa lebih cepat berkembang,” ujarnya.
Togap juga mendorong para CPNS untuk berani mengejar beasiswa ke luar negeri demi memperluas wawasan. Ia menuturkan pengalaman pribadinya yang harus mencoba tujuh kali sebelum akhirnya berhasil menempuh studi di Belanda dan Australia.
“Jangan takut gagal. Cobalah terus, bergaul dengan orang yang selalu berpikir positif,” tambahnya memberi motivasi.
Dari total 64 CPNS lulusan IPDN, enam orang ditempatkan di Pemprov Sumut, tujuh orang di Kemendagri, dan sisanya tersebar di 33 kabupaten/kota. Kepala BKD Sumut, Sutan Tolang Lubis, berharap para lulusan bisa segera menyesuaikan diri dan mendukung visi misi pemerintah daerah.
Momen ini menjadi titik awal perjalanan karier 64 CPNS IPDN, yang kini dibekali pesan penting tentang disiplin, networking, dan peluang meniti karier lebih cepat di birokrasi.











