Medan, ArmadaBerita.Com – Kebakaran hebat melanda sebuah toko suku cadang dan aksesoris mobil di kawasan pusat perdagangan Jalan Semarang, Kecamatan Medan Kota, Selasa (14/7/2026) siang. Kobaran api yang diduga berasal dari lantai empat bangunan memicu kepanikan warga dan pemilik usaha di sekitar lokasi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu dengan cepat menyita perhatian masyarakat. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, sementara kobaran api terus membesar lantaran melahap gudang penyimpanan yang dipenuhi berbagai suku cadang dan material mudah terbakar.
Kondisi tersebut membuat warga berhamburan menyelamatkan kendaraan yang terparkir di sepanjang Jalan Semarang. Sejumlah kendaraan dipindahkan secara tergesa-gesa guna menghindari jilatan api yang dikhawatirkan merembet ke bangunan dan pertokoan lain di kawasan padat aktivitas tersebut.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan langsung mengerahkan sedikitnya delapan unit mobil pemadam ke lokasi. Meski berjibaku memadamkan api selama lebih dari satu jam, besarnya kobaran dan banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit.
Camat Medan Kota, Andi Syahputra, mengatakan Jalan Semarang merupakan salah satu sentra perdagangan suku cadang dan aksesoris kendaraan terbesar di Kota Medan. Berdasarkan keterangan pemilik bangunan, api pertama kali terlihat muncul dari lantai empat toko yang berada di samping Gedung Bank Mestika.
“Menurut keterangan pemilik, api berasal dari lantai empat. Penyebab pastinya masih belum diketahui, apakah akibat korsleting listrik atau faktor lainnya. Prioritas kami saat ini adalah memastikan api segera dipadamkan dan warga di sekitar lokasi dalam kondisi aman,” ujar Andi.
Ia menambahkan, warga serta penghuni bangunan di sisi kanan dan kiri lokasi telah dievakuasi sebagai langkah antisipasi untuk mencegah risiko yang lebih besar apabila api meluas.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi. Sementara itu, kepolisian akan melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun estimasi kerugian material akibat peristiwa tersebut.*











