NEWS  

Selain Gunakan Minyak Subsidi, Debu Proyek di Jalan Nusa Indah Siantar Resahkan Warga

Share

Siantar, ArmadaBerita.Com

Selain dugaan penggunaan BBM bersubsidi dengan jumlah besar, proyek pembangunan perumahan di depan Caffe Puncak Angin Jalan Nusa Indah, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, kota Pematangsiantar, juga dikecam warga karena menimbulkan debu.

Debu selalu bertebaran hingga masuk ke rumah-rumah milik warga. Bahkan sampai ke tempat ibadah, termasuk Masjid Al Jihad. Warga mengeluh kepada pihak pengelola proyek karena debu tersebut membuat sesak nafas.

Hal ini dikatakan Kanit Reskrim Polsek Siantar Barat, IPDA Ponijan Damanik, ketika dikonfirmasi wartawan terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Kamis (23/2/2023) malam sekira pukul 18.59 WIB, via pesan whatsapp.

Ponijan mengelak dirinya disebut warga sebagai pengawal kedatangan minyak bersubsidi. Dengan alasan, pihaknya hanya menerima keluhan warga yang mengaku keberatan, yakni adanya debu dampak hasil proyek perumahan tersebut.

“Adapun kita pernah ke lokasi proyek perumahan tersebut, disebabkan adanya warga yang keberatan dari pemilik Rumah makan Marga Damanik (sebelah Proyek perumahan) dan pengurus Masjid,” sebut Ponijan.

Saat proyek berlangsung, kata Ponijan, Dum Truck yang melintas meninggalkan debu tebal, sehingga pihaknya menyarankan agar pengelola proyek bisa menjawab keluhan warga Jalan Nusah Indah.

“Saya mewakili Kapolsek selaku Kanit Reskrim beserta Babhin dan pihak kepling serta kelurahan, menyarankan kepada bapak JAMAL selaku pengawas proyek agar setiap pagi siang dan sore jalan disiram dengan air,” jelasnya.

“Kami juga akan koordinasi dengan PDAM untuk menyiramkan jalan. Mengenai Dum Truck isi minyak, apakah itu minyak subsidi atau minyak kusus industri, saya tidak tau menau,” ungkap Ponijan mengakhiri.

Sebelumnya, warga meminta pihak kepolisian Polres Siantar mengusut dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk proyek tersebut.

“Tadi pagi lah datang satu unit Dum Truk bawa 8 Drum yang isinya minyak Subsidi. Masuknya dari sebelah kedai kopi warga yang dekat Proyek,” kata warga yang minta identitasnya dirahasiakan.

Warga juga mengaku, saat BBM tiba pagi tadi, Kamis (23/2/2023) pagi pulul 07.00 WIB. Dia melihat kedatangan Dum Truk dikawal oleh salah satu personel kepolisian yang bertugas di Polsek Siantar Barat. (Hay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *