Medan, ArmadaBerita.Com
Para pengunjung yang ingin melakukan pengurusan sebagai kepesertaan di Kantor BPJS Kesehatan, Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, cukup resah.
Pasalnya, banyak para Calo dengan modus menawarkan jasanya dan kerap mangkal dikawasan itu. Parahanya, mereka tak segan-segan menentukan harga bagi yang mengurus melalui mereka.
Terkadang, pada tamu dan pelanggan tak mampu menolak, sebab mereka memakai jurus dan trik dengan langsung menghampiri lalu terus menanyai setiap tamu yang datang.
“Mau ngurus bang? Mari kita bantu? Nanti kita siapkan semua. Abang tinggal nunggu aja nanti siap jadi. Biayanya murah kok, abang mau ngurus apa rupanya?” tanya salah seorang pria yang disinyalir sebagai Calo di depan kantor BPJS Kesehatan, Rabu (17/3/2021) siang.
Dari amaran wartawan di lokasi, terlihat para Calo yang terdiri dari beberapa pria dan diantaranya ada juga yang wanita setengah tua, kerap mengutip iuran parkir.
Masyarakat pun tak mampu berbuat banyak, bahkan terkecoh oleh ulah para Calo. Sebab, begitu ada yang datang dan kelihatan akan berurusan di kantor tersebut, para Calo sudah menghampiri para tamu sejak masih di kendaraan.
“Kemari bang, disini parkirnya,” kata pria berbaju kemeja merah bersama temannya berkaos hijau tua.
Tak pelak masyarakat menanggapi. Tanya jawab hingga transaksi pun terjadi. Bagi masyarakat yangvjeli, bisa melepaskan diri, namun tak sedikit masuk ke dalam tipu daya mereka.
“Iya bang, aku fikir mereka petugas yang resmi. Soalnya belum lagi apa-apa mereka yang udah nyambut. Ramai kali pun mereka disini udah seperti kawanan. Kalau begini kitakan kalau mau mengurus jadi bingung,” kata warga lainnya yang ingin kemasukan salah satu keluarganya menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Anehnya, hal itu seakan tak membuat risih petugas di kantor itu. Malahan, beberapa Security yang ditugaskan, tak menegur apalagi mengusir.
“Parkirnya di luar itu pun bisa. Masuknya dari sebelah sana (menunjuk ke pintu ke sebelah kanan). Bentar lagi tutup, bisa melalui online,” anjur petugas berseragam Satpam.
Ironinya, meski Satpam menerangkan pelayanan hampir tutup, namun para Calon berpakaian biasa diluaran geram terus meyakinkan pengunjung bahwa melalui mereka bisa lekas dilayani dan cepat selesai.
“Abang mau urus apa rupanya, biar dibantu,” ucap para pria di depan gerbang BPJS Kesehatan itu yang terus mengikuti para pengunjung.
Sekitar 5-10 menit mencari petunjuk, akhirnya diperoleh bawa salah satu pelanggan yang datang harus melengkapi berkas pengurusan BPJS Kesehatan yang akan diurusnya.
Namun ketika akan kembali pulang membawa kendaraannya, salah seorang pria menghampiri kembali.
“Parkirnya bang. Walau baru 5 menit harus bayar parkir. Kami aja pun belum nyetor,” bentak pria berbaju kemeja yang mengaku sempat ingin menawarkan pengurusan di kantor itu kepada setiap pelanggan sambil mengutip Rp 2000-3000/ unit sepeda motor.
Anehnya, setiap hari para pelaku pungli sebagai Calo dan juru parkir (jukir) liar semakin ramai, apalagi pada hari-hari kejadian dimulai sejak jam 08.00 wib s/d jam 15.00 wib.
Terkait maraknya pungli bermoduskan Calo pengurusan BPJS Kesehatan sekaligus maraknya juru parkir liar (Jukir) di kantor itu, Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdal Junaidi, bersama Kanit Reskrimnya, Iptu Arya Nusa, berjanji segera menertibkan para pelaku pungli tersebut.
“Terima kasih informasinya, kita tindak lanjuti,” tegas Kompol Afdal dan Iptu Arya Nusa, Rabu (17/3/2021) sore. (Red/ABC)











