NEWS  

Kepala BNPB Apresiasi Tim Gabungan: Operasi Penyelamatan Banjir Humbahas Mendapat Sorotan Positif

Share

Medan, Armadaberita.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan apresiasi tinggi kepada tim gabungan yang gencar melakukan operasi pencarian dan pertolongan pasca banjir bandang di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Suharyanto menyatakan rasa hormatnya saat meninjau lokasi terdampak pada Senin (4/12).

Tim gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Humbang Hasundutan, TNI, Polri, Basarnas, Damkar, Dinas Sosial, Tagana, Destana, dan relawan. Mereka bekerja secara sinergis untuk memberikan penanganan maksimal di tengah kondisi lapangan yang penuh tantangan.

Suharyanto menekankan perlunya apresiasi kepada tim gabungan yang harus berurusan dengan berton-ton bebatuan besar, lumpur, dan puing akibat bencana tersebut. Untuk memudahkan upaya pencarian dan pertolongan, tim tersebut juga mengerahkan 14 alat berat.

“Saya memberikan apresiasi tinggi untuk tim gabungan yang telah berjuang keras di lokasi bencana. Kondisi lapangan sangat berat, dan mereka bekerja dengan totalitas untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Suharyanto.

Pada kunjungan tersebut, Suharyanto mendapatkan laporan bahwa masih ada 10 warga yang dilaporkan hilang, sementara dua warga ditemukan meninggal dunia. Meskipun menghadapi tantangan besar, Suharyanto tetap optimis bahwa operasi pencarian dan pertolongan dapat dilakukan secara maksimal.

Suharyanto juga meminta agar tim gabungan terus memberikan pelayanan terbaik dan tidak henti melakukan upaya pencarian korban hilang. Dia mengakui kesulitan yang dihadapi tim, terutama karena banyaknya material longsor di lokasi bencana.

Selain menanggapi secara tanggap darurat, Suharyanto juga membahas rencana jangka panjang bersama Pemerintah Daerah Humbang Hasundutan. BNPB bersama pemerintah setempat akan merelokasi warga yang terdampak, berdasarkan pertimbangan sejarah kejadian bencana masa lalu dan risiko serupa di masa depan.

“Berdasarkan analisis bersama, kita akan merencanakan langkah-langkah solutif baik jangka pendek maupun jangka panjang. Upaya pencegahan, perbaikan vegetasi di wilayah hulu, dan relokasi warga akan menjadi prioritas kami,” tambahnya.

Mengenai permasalahan di wilayah hulu, Suharyanto menyatakan bahwa Pemerintah Daerah sebagai pemilik wilayah akan mendalami masalah ini. BNPB akan memberikan dukungan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi selesai.

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, turut mendukung arahan Kepala BNPB dan berkomitmen untuk melaksanakan solusi yang baik demi mencegah bencana serupa di masa depan. Pihaknya juga akan melibatkan para ahli untuk mencari solusi terbaik dalam jangka pendek dan panjang guna menjaga lingkungan yang ramah bagi masyarakat. (Dewa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *