Oleh Rima Aisyah Sumarna
Vitamin A merupakan vitamin yang dapat larut dalam lemak dan terdiri dari dua jenis bentuk aktif yang dapat dicerna oleh tubuh manusia, yaitu retinoid yang berasal dari produk hewani dan karotenoid yang berasal dari buah dan sayuran. Nutrisi ini merupakan salah satu nutrisi yang memainkan peran penting dalam tubuh.
Vitamin A memiliki peran yang sangat penting untuk tubuh manusia antara lain menjaga kesehatan mata, baik untuk pertumbuhan sel dalam tubuh, baik dalam menjaga daya tahan tubuh, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, menjaga kesehatan organ reproduksi, antioksidan yang baik untuk mencegah penuaan terutama pada sel kulit, baik untuk tumbuh kembang janin dan anak-anak serta kesehatan ibu hamil dan juga mencegah dari munculnya penyakit kronis.
Kekurangan nutrisi vitamin A dalam tubuh atau dikenal dengan defisiensi vitamin A ternyata dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada mata seperti rabun senja atau Nyctalopia; Xeroftalmia; dan tanpa penanganan segera dan tepat dapat menyebabkan kebutaan.
Kulit menjadi kering dan bersisik dan dapat menyebabkan terjadinya eksim, tumbuh kembang janin dan anak-anak menjadi terganggu, masalah kesuburan (infertilitas), daya imun tubuh menurun hingga penyembuhan luka lebih sulit akibat kulit kering yang kekurangan kolagen serta proses regenerasi yang lebih lambat.

Manfaat Vitamin A untuk kesehatan mata umumnya telah diketahui oleh masyarakat Indonesia. Kementerian kesehatan Indonesia beserta jajaran tenaga kesehatan terus melakukan upaya edukasi dan penyuluhan pentingnya vitamin A untuk kesehatan tubuh manusia terutama untuk kesehatan mata. Salah satu upaya yang dilakukan hingga kini yaitu pemberian vitamin A secara gratis setiap bulan Februari dan Agustus di Posyandu, klinik hingga Instansi Kesehatan tiap daerah di Indonesia.
Edukasi pengenalan pentingnya vitamin A serta defisiensi vitamin A (kekurangan vitamin A) pada kesehatan mata diterapkan dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh saya sebagai mahasiswa program Studi Optometri dari Universitas Kristen Krida Wacana dalam sebuah program kampus “UKRIDA 3” yaitu Ukrida Mengajar, Ukrida Membangun dan Ukrida Melayani. Program ini bertujuan untuk membentuk karakteristik, meningkatkan softskill, dan juga memberikan kesempatan mahasiswa untuk berkontribusi, berinteraksi dan mengabdi pada masyarakat.
Dalam mewujudkan program “UKRIDA 3” di Sulawesi Tenggara, kesempatan yang bagus ini saya gunakan untuk melaksanakan sebuah kegiatan penyuluhan kepada siswa-siswa SMPN 1 Sampara yang terletak di Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara di kabupaten Konawe, provinsi Sulawesi Tenggara.

Salah satu bentuk konstribusi sederhana yang saya lakukan ini diharapkan dapat membantu siswa-siswi lebih mengenal vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan tubuh terutama pada kesehatan mata. Proses kegiatan penyuluhan ini dapat dilaksanakan dengan bantuan arahan dosen mata kuliah Pelayanan Komunitas yaitu Prasasti Perangin Angin, S.Pd., M.Div., MM., serta merta Kepala SMPN 1 Sampara dan juga guru-guru yang menyambut dengan baik kegiatan penyuluhan edukasi vitamin A di sekolah mereka.
Penyuluhan dengan tema “Bulan Vitamin A” disertai pemeriksaan refraksi mata pada anak sekolah ini, dilaksanakan pada pukul 08.00 pagi di hari Sabtu tanggal 24 Juni 2023 di SMPN 1 Sampara. Hari pelaksaanan Kegiatan Penyuluhan Vitamin A juga bertepatan dengan hari Penerimaan Raport Siswa.
Sebelum penerimaan raport, semangatnya guru-guru SMPN 1 Sampara untuk mengumpulkan para siswa untuk mengikuti kegiatan tsb, terlihat sangat jelas.
Guru bernama Sitti Zulhijah, S.Pd., mengatakan, kegiatan ini baik untuk dipelajari oleh mereka (siswa). Siswa menjadi paham dan dari sini mereka dapat meneruskan ke keluarga betapa pentingnya vitamin A dan upaya menjaga kesehatan mata.

Salah satu Ibu Guru yang mengawasi kegiatan penyuluhan dan ikut serta dalam pemeriksaan refraksi adalah Apriyati, S.Pd., Ibu ini selalu semangat untuk menjaga ketertiban kelas agar materi yang dibagi dapat tersalurkan dan diterima dengan baik oleh siswa.
Selama kegiatan penyuluhan berlangsung, materi edukasi vitamin A disuguhkan dengan baik dan secara menarik dalam bentuk PPT untuk menarik perhatian siswa di dalam kelas. Ilustrasi-ilustrasi juga disertakan agar para siswa lebih mudah memahaminya. Selama interaksi dengan para siswa, saya merasa cukup kaget mendapati bahwa banyak siswa yang tidak suka mengonsumsi sayur dengan alasan tekstur dan rasanya yang pahit atau aneh.
Padahal sebagian besar orang tua siswa berprofesi sebagai petani dan atau pedagang sayur dan buah. Para siswa lebih menyukai makanan cepat saji dan makanan ringan yang memiliki cita rasa gurih dan manis. Selama kegiatan penyuluhan, para siswa tidak mengetahui banyak jenis makanan dan minuman yang mengandung vitamin A seperti susu, sayur sop, sayur lodeh, ikan yang dikukus, buah mangga, sayur bayam, brokoli, dsb. Mereka hanya mengetahui vitamin A terdapat pada wortel, tomat dan apel saja.
Selain itu, para siswa mengakui belum pernah pergi memeriksakan mata ke dokter mata atau Optik. Memahami kondisi tsb, saya menjadi lebih bersemangat untuk berbagi ilmu kepada para siswa betapa pentingnya Vitamin A untuk mata, apa dampak dari Defisiensi Vitamin A (Kekurangan Vitamin A), memperkenalkan Bulan Vitamin A yang jatuh pada setiap bulan Februari dan Agustus yang bisa didapatkan secara gratis di Instansi Kesehatan terdekat di Sampara, memberikan pemahaman soal pentingnya menjaga kesehatan mata serta mengajak para siswa untuk bersedia melakukan pemeriksaan Refraksi setelah pemberian materi selesai.

Kegiatan Penyuluhan Bulan Vitamin A serta Pemeriksaan Refraksi di SMPN 1 Sampara telah selesai dilaksanakan. Antusias yang tinggi dari siswa dan sambutan hangat dari para guru di SMPN 1 Sampara. Pemahaman para siswa akan manfaat Vitamin A untuk mata dan upaya menjaga kesehatan mata telah bertambah.
Para siswa melanjutkan kegiatan penerimaan raport dengan sukacita. Saya sebagai mahasiswa merasakan pengalaman yang sangat berharga, kesempatan yang besar untuk berbagi ilmu, meningkatkan kesadaran dan empati saya untuk terus membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan mata mereka.
Saya berharap ke depannya, UKRIDA bisa selalu memberikan kesempatan yang lain dan berdampak positif kepada mahasiswa-mahasiswi lewat program dan kegiatan-kegiatan yang serupa dan lainnya sehingga UKRIDA selalu andil dalam berkontribusi untuk membangun dan mewujudkan Indonesia Sehat dan Indonesia Pintar. (*)
Penulis adalah Mahasiswi RPL A1 UKRIDA angkatan 2021











