NEWS  

Buron 2 Tahun, Otak Pelaku Pembunuhan Sadis di Jalan PWI Sampali Diringkus

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Sempat menghilang dan buron selama 2 tahun, otak pembunuhan sadis terhadap korban, Henri Goh (28) di Bengkel mobil Jalan PWI, lahan garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan otak pelakunya yang tak lain adalah pemilik bengkel cat mobil tersebut berinisial AP.

“Pelaku diamankan AP diamankan dari kampung halamannya di daerah Sosa, Padang Lawas,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa melalui Kanit Pidum AKP Muhammad Reza, Kamis (29/9/2022).

Polisi punemgaku mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap AP dengan cara melumpuhkannya dengan timah panas yang bersarang di kakaknya. Sebab, polisi mengaku kalau AP melawan petugas saat akan ditangkap.

AKP Reza menjelaskan kasus pembunuhan itu terjadi pada tahun 2020 lalu, dimana salah satu pelaku inisial AAH telah diamankan dan masih menjalani hukuman.

“Jadi selama dua tahun petugas tetap melakukan pengejaran dan memburu pelaku, dimana pada tahun 2022 tepatnya seminggu yang lalu kami mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di kampung halamannya yakni di daerah Sosa, Padang Lawas,” ujarnya.

Mendapat informasi keberadaan pelaku, petugas kemudian melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku. “Pada saat penangkapan, petugas cukup mengalami beberapa kendala dikarenakan pelaku bersembunyi ditengah tengah kebun sawit sehingga kendaraan petugas tidak bisa masuk dan sinyal telepon sangat sulit untuk digunakan,” ungkapnya.

Dirinya menyebutkan motif pelaku nekad melakukan pembunuhan tersebut dikarenakan faktor sakit hati. “Pelaku mengaku sakit hati karena korban tidak memberikan komisi dari hasil penjualan mobil yang telah disepakati dari awal,” sebutnya.

AKP Reza menambahkan Polrestabes Medan akan terus mengejar dan memburu para pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga kota Medan. “Kami akan terus mengejar dan memburu hingga menangkap para pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga kota Medan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Henri Goh (28) warga Jalan Pancasila, Gang Datuk Al Rasyid, Desa Batang Kuis, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang ditemukan tewas mengenaskan di belakang rumah warga tepatnya di sebuah gudang atau bengkel mobil pada Jum’at (15/5/2020) sekira pukul 04.00 WIB.

Saat ditemukan, jasad korban sudah mulai membusuk. Selain itu leher, kaki dan tangan korban terikat. Bahkan polisi memastikan banyaknya bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Penemuan jasad korban diduga diketahui oleh anak pemilik rumah yang mencium aroma bau busuk dari dalam bengkel. Temuan itu lantas menggegerkan warga sekitar hingga berujung ke polisi. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *