Medan, ArmadaBerita.Com
Warga yang berada dikawasan Jalan Wakaf, Gang Pribadi, Lingkungan X, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, mendadak geger, Sabtu (28/8/2021).
Pasalnya, sekira pukul 19.05 WIB malam itu, dua jasad yang merupakan ayah dan anaknya terkapar bersimbah darah di dalam rumahnya.
Korban bernama, Sugeng (50) dan anaknya, Riski Sarbaini (21). Pada tubuh Sungeng dan Riski ditemukan sekitar 23 luka tikaman benda tanajam jenis pisau. Luka terdapat pada bagian perut, dada kiri atas, atas pinggang 3 luka tikaman, bagian tangan kiri, punggung kiri, serta kaki sebelah kiri.
Sementara pada tubuh, Riski Sarbaini terdapat beberapa luka tikaman yakni; bagian dagu kanan, bagian perut dan dada sekitar 15 tikaman.
Menurut keterangan warga, pembunuhan diduga kuat dilakukan anak kandungnya sendiri yang berinisial, MAK (21). Sebelum ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, warga sempat mendengar keributan.
“Sempat ribut dari dalam rumah itu, lalu ada jeritan. Anaknya juga yang membunuh ayah dan abang kandungnya sendiri,” kata pria yang mengaku bernama Fauzi.
Tak lama mendengar keributan itu, sambung pria bertopi tersebut, suara teriakan histeria juga terdengar sehingga warga berkumpul di lokasi. “Kurasa yang teriak tadi keluarganya, lalu ramailah rumah itu karena melihat bapak dan anaknya sudah tergeletak dengan banyak luka tusukan pisau,” ujarnya.
Kejadian itu pun dengan cepat dilaporkan ke polisi. Petugas kepolisian Sektor Medan Barat langsung melakukan penyelidikan bersama tim inafis dari Polrestabes Medan. Selanjutnya kedua jasad tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Medan, guna keperluan autopsi.
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Prasetiyo Wibowo ketika dikonfirmasi, Sabtu (28/8/2021) malam, membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. “Masih pemeriksaan ya,” sebut Prasetiyo singkat. (ASN)










