Medan, Armadaberita.com – Masalah stunting di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan, terus menjadi sorotan. Meskipun terdapat penurunan angka prevalensi stunting, namun angka tersebut masih di atas rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk menurunkan angka stunting dan mencapai target prevalensi 14 persen pada 2024.
Menyadari urgensi penanganan stunting, Pemerintah Kota Medan telah meluncurkan program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting) sebagai salah satu langkah konkret dalam menurunkan angka stunting. Program ini memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu setiap bulan kepada bapak asuh anak stunting untuk memastikan anak-anak tersebut mendapatkan makanan bergizi yang cukup.
Program BAAS tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memberikan tugas dan tanggung jawab kepada bapak asuh. Mereka harus memberikan makanan bergizi secara teratur kepada anak yang diasuh, mengikuti pelatihan tentang cara membuat makanan bergizi, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan anak, serta melaporkan perkembangan anak kepada pihak yang bertanggung jawab dalam program BAAS.
Selain program BAAS, Pemerintah Kota Medan juga meluncurkan program Ceting (Cegah Stunting) yang bertujuan untuk mencegah stunting sejak dini. Program ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemerintah Kota Medan juga melakukan identifikasi aspek utama penyebab stunting dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang.
Namun, upaya penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah saja. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pihak swasta. Melalui edukasi yang lebih intensif, masyarakat dapat memahami pentingnya nutrisi yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemerintah juga terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dengan sehat.
Dalam rangka mencapai target penurunan angka stunting, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangatlah penting. Program BAAS dan Ceting merupakan langkah awal yang positif dalam perang melawan stunting di Kota Medan.
Dengan upaya yang terus dilakukan dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat, diharapkan angka stunting di Sumatera Utara dan khususnya di Kota Medan dapat terus menurun, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat, menjadi generasi penerus yang tangguh. (Dewa)











