Delegasi Good Neighbors Philippines Apresiasi Sistem Pengelola Sampah GNI Medan CDP

Share

Medan, Armadaberita.com – Delegasi dari Good Neighbors Philippines memberikan apresiasi tinggi terhadap sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang diterapkan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) Medan CDP di Belawan, Medan, Jumat (13/2/2026).

Dexter L. Difuntorum, Economic Development Division Manager Good Neighbors Philippines, bersama rekannya Julia Orcullo, menyebut model ini unik dan berdampak besar karena mengintegrasikan kesehatan dan pengelolaan sampah secara kolektif.

“Pengelolaan sampah dengan melibatkan masyarakat melalui posyandu sangat tepat. Ini berbeda dari Filipina, di mana pengelolaan sampah biasanya dilakukan secara individual. Ketika dilakukan bersama-sama, skalanya lebih besar dan dampaknya lebih terasa. Ini sangat insightful,” ujar Dexter.

Delegasi Filipina menyaksikan langsung kegiatan Bank Sampah Berkah (BSB) Belawan, bank sampah binaan GNI yang berdiri sejak 2016. Warga membawa sampah rumah tangga untuk ditimbang, lalu menukarkannya dengan sembako sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari tensi, gula darah, asam urat, hingga pemeriksaan gigi dan mata.

Setelah meninjau pemeriksaan kesehatan di kantor lurah Belawan I, Dexter dan Julia mengunjungi gudang operasional BSB Belawan di Jalan Selebes untuk menyaksikan proses pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonomi.

Menurut Nelli Lumbanbatu, Project Facilitator GNI Medan CDP posyandu di Belawan dan Marelan kini difungsikan untuk tiga hal yakni titik kumpul sampah rumah tanggga, ruang edukasi masyarakat, dan penghubung warga dengan Bank Sampah Berkah Belawan.

“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sampah bernilai dan kesehatan bisa diperoleh sambil mengelola sampah dari rumah,” kata Nelli.

Hari itu, lebih dari 400 warga berpartisipasi dan membawa total 1,1 ton sampah. Yani (30), warga setempat, mengaku lebih termotivasi menabung sampah rumah tangga. “Saya akhirnya tahu kondisi kesehatan saya. Ke depan, saya akan menabung lebih banyak sampah,” tuturnya.

Lurah Belawan I,  Kecamatan Medan Belawan, Arief, menyambut positif kegiatan GNI. “Kegiatan ini berhasil menggerakkan warga yang biasanya enggan datang ke layanan kesehatan. Kami mendukung penuh dan menyediakan fasilitas aula kelurahan sebagai tempat kegiatan pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Tenaga medis memeriksa kesehatan salah satu warga di kantor Kelurahan Belawan I, Medan Belawan, Jumat (13/2/2026). GNI Medan CDP menggandeng dokter dan pihak kelurahan serta Bank Sampah Berkah Belawan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Warga bisa mengecek kesehatannya sembari menukarkan sampahnya dengan sembako.

Setelah meninjau posyandu, Dexter dan Julia mengunjungi gudang operasional BSB Belawan di Jalan Selebes untuk menyaksikan proses pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonomi. Dexter menekankan, pengalaman ini memberi wawasan baru:

“Model ini sangat praktis dan berdampak. Kami ingin mencoba menerapkan hal serupa di Filipina, termasuk membuka bank sampah. Apa yang kami lihat dari Medan CDP hari ini akan kami praktikkan di sana,” katanya.

Delegasi Good Neighbors Philippine dan GNI Medan CDP bersama tenaga medis berfoto usai acara pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di kantor kelurahan Belawan I, Medan Belawan, Jumat (13/2026).

Rombongan Filipina menutup kunjungan dengan menyatakan ketertarikannya membangun bank sampah dan model kolektif serupa di komunitas dampingan mereka. Di Belawan, sampah dan posyandu membuktikan diri sebagai poros perubahan sosial, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *