Samosir, ArmadaBerita.Com
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan, pembagian kuota pupuk kimia bersubdisi kepada para petani terbatas. Penyalurannya hanya dapat tertampung 40 persen dari Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK) yang diusulkan, sehingga masyarakat diajak untuk beralih menggunakan pupuk organik.
Sebagai solusi atas keterbatasan pupuk kimia bersubsidi, Pemkab Samosir menggalakkan pelatihan pembuatan pupuk organik kepada kelompok tani.
Hal itu disampaikan Vandiko T. Gultom saat membagikan bantuan pupuk organik gratis kepada seluruh kelompok tani di Desa Pardomuan I dan Desa Huta Tinggi Kecamatan Pangururan pada acara Bunga Desa, Selasa (6/2/2024).
Vandiko menjelaskan, penggunaan pupuk organik dengan kimia hasilnya tidak beda jauh. Selain itu, akan dapat memperpanjang umur pertanian. Setelah pemberian bantuan, diharapkan petani dapat mandiri dengan kemampuan membuat pupuk sendiri melalui pelatihan dari Dinas Pertanian melalui PPL.
“Saya komit memberikan pupuk organik gratis bagi kelompok tani yang terdaftar, akan tetapi pemberian bantuan ini bersifat stimulan sebagai perangsang bagi petani untuk mau belajar dan mampu memproduksi pupuk sendiri. Mari sama-sama belajar dan berlatih,” ajak Vandiko.
Vandiko juga menyampaikan mengenai program BPJS gratis. Saat ini Pemkab Samosir sudah mencapai 99 persen dan mendapat penghargaan dari Wakil Presiden RI. Dengan pencapaian yang sangat tinggi bahkan di atas provinsi Sumatera Utara. Masyarakat Samosir dapat mengakses fasilitas kesehatan hanya dengan membawa KTP Elektronik dan pengurusan BPJS baru dapat langsung aktif.
Untuk memastikan kelompok tani mendapatkan bantuan pupuk gratis, Vandiko juga berkantor di Desa Pardomuan I dan Desa Hutatinggi. Hal itu dilakukan sekaligus untuk mensosialisasikan dan mendekatkan pelayanan dengan membawa pelayanan gratis.
Adanya program Bunga Desa juga untuk melihat secara langsung kondisi desa, bertemu dengan masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. “Banyak pelayanan yang kami bawa, mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya dan saya harus memastikan bahwa kepala desa, BPD dan perangkat desa betul-betul melakukan pelayanan dengan baik,” terang Vandiko.
Kepala Desa Hutatinggi Pargaulan Silalahi merasa bangga dengan segala perhatian Bupati Samosir yang setelah sekian lama akhirnya masyarakatnya dapat merasakan kehadiran air bersih. Dengan sinergitas antara Desa, Pemkab Samosir dengan Pelindo dan PT. Astra pembangunan air bersih tersebut dapat rampung dan diresmikan.
Pada kesempatan itu, Bupati Samosir menandai dengan pengguntingan dan pemutaran kran. Selain itu Bupati Samosir juga melakukan penandatanganan prasasti pengembangan sarana dan prasana objek wisata berupa 1 unit kios dan 5 unit Gazebo hasil sinergitas dengan kementerian desa.
Untuk tahun 2024 ini, Vandiko menyampaikan Desa Pardomuan I akan mendapatkan bangunan Puskesmas senilai Rp. 9,7 M dan peningkatan SPAM jaringan perpipaan 1,8 M. Terkhusus untuk pembangunan Puskesmas Bupati Samosir meminta agar lahan tidak bermasalah. Demikian juga dengan pembangunanan infrastruktur lainnya, masyarkat dihimbau untuk memanfaatkan keberadaan alat berat dengan baik dan bersepakat tentang pembebasan lahan.
Untuk memenuhi permintaan masyarakat, Bupati Samosir mengerahkan alat berat untuk pembukaan jalan lingkungan, jalan usaha tani dan kebutuhan lainnya. “Semua pelayanan gratis, termasuk alat berat yang penting masyarakat mau memberikan lahan tanpa ganti rugi,” ungkap Vandiko.
Untuk tahun 2024 ini juga akan dilakukan sirtunisasi dan pembukaan jalan 2,5 km menuju lokasi pembangunan puskesmas, lanjutan peningkatan jalan Lumban Pinggol 1 km dan sirtunisasi. Penataan pekarangan Pardomuan SDN 1 Pardomuan I Rp. 99 juta, serta jalan lingkungan parhapuran Rp 192 juta. (KS)











