Jakarta, ArmadaBerita.Com
Dalam kesempatan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, OJK juga memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh yang berperan penting.
Penghargaan itu diberikan dalam tiga kategori yakni; Menggerakkan keuangan mikro, Mendorong inklusi keuangan di daerah, serta Penggerak fintech dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Penghargaan Penggerak Keuangan Mikro Syariah diberikan kepada:
- 1. Baiq Mulianah. Pengurus BWM Ahmad Taqiuddin Mansur, Lombok Tengah, NTB
- 2. KH. M. Sholahuddin Humaidullah. Pengurus BWM Apik, Kendal, Jawa Tengah
Penggerak Program Inklusi Keuangan Tingkat Provinsi:
- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
- Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah
Penggerak Program Inklusi Keuangan Tingkat Kabupaten/Kota:
- Walikota Malang Sutiaji
- Bupati Kabupaten Kerinci Adirozal
Penggerak Fintech Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional:
- Karaniya Dharmasaputra (Sekjen Asosiasi Fintech Indonesia)
- Reynold Wijaya (Ketua Klaster Pendanaan Produktif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).
Pemberian penghargaan dilakukan setelah Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memaparkan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan masih terjaga dengan baik pada tahun 2020.
Maka dari itu, Wimboh mengaku bahwa OJK sudah menyiapkan berbagai kebijakan stimulus lanjutan untuk tetap menjaga industri jasa keuangan dan meningkatkan kontribusinya dalam mendorong serta memulihkan perekonomian nasional yang termuat dalam Masterplan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2021 – 2025.
“Kebijakan-kebijakan tersebut sangat efektif sehingga perekonomian domestik secara bertahap terus membaik. Selain itu, stabilitas sistem keuangan sampai saat ini masih terjaga dengan baik,” kata Wimboh dihadapan Presiden RI Joko Widodo, dan para mentri serta pelaku usaha mikro dan pimpinan media massa yang hadir secara virtual. (Red/ABC)











