ARMADABERITA.COM | JAKARTA – TikTok telah menjadi bagian dari keseharian anak-anak dengan menawarkan hiburan dan edukasi. Namun, ada sisi negatif yang perlu diwaspadai, seperti kecanduan layar, tren berbahaya, dan hoaks.
Menyikapi hal ini, mahasiswa Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) bekerja sama dengan Lembaga Pelayanan Anak (LPA) mengadakan program edukasi “TikTok: Teman atau Musuh?” untuk membimbing anak-anak menggunakan TikTok secara sehat dan bertanggung jawab sesuai nilai Kristiani.
Mengapa Program Ini Penting?
Tanpa pengawasan yang tepat, anak-anak bisa terpapar dampak negatif dari TikTok. Dalam perspektif Kristiani, media sosial harus digunakan dengan penuh kasih, kejujuran, dan tanggung jawab. 1 Korintus 10:23 mengingatkan bahwa tidak semua yang diperbolehkan itu bermanfaat.
Rangkaian Kegiatan
- Ibadah Pembukaan – Membangun kesadaran bahwa penggunaan media sosial harus selaras dengan ajaran Kristiani.
- Renungan Singkat – Kisah Daniel dalam Alkitab mengajarkan keteguhan iman dalam menghadapi pengaruh negatif.
- Diskusi Interaktif – Anak-anak berbagi pengalaman dan belajar mengenali konten yang bermanfaat dan berbahaya.
- Permainan Edukasi – Tebak gambar dan kuis untuk membedakan konten positif dan negatif di TikTok.
- Doa dan Penutupan – Refleksi atas pembelajaran yang diterima.

Peserta dan Pelaksana
- Anak-anak usia 7-13 tahun dari sekolah Kristen dan komunitas gereja.
- Mahasiswa Ukrida, yang merancang dan menjalankan kegiatan.
- LPA, yang mengorganisir acara dan mendampingi anak-anak.
Jadwal dan Lokasi
- 14 Maret 2025, pukul 17.30 – 18.30 WIB
- 21 Maret 2025, pukul 17.30 – 18.30 WIB
Tempat disediakan oleh LPA.
Harapan Program
Anak-anak diharapkan lebih bijak menggunakan TikTok dan menjadikannya sebagai alat yang mendukung pertumbuhan mereka. Program ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan kesadaran akan cyberbullying, hoaks, dan tren berbahaya.
- Mengajarkan kebiasaan digital yang sehat.
- Mendorong keterlibatan orang tua dan guru dalam bimbingan digital.
Kesimpulan
TikTok bukan musuh, tetapi cara penggunaannya menentukan dampaknya. Dengan bimbingan yang tepat, anak-anak bisa menggunakan TikTok secara bijak sesuai ajaran Kristiani. Mari bersama membangun generasi yang cerdas, beretika, dan beriman dalam dunia digital.
Tim Penulis: Savira, Suryadi dan Rechel, Mahasiswi Ukrida.











