Daerah  

Administrasi Pimpinan Sumut Tak Lagi Kenal Jarak, SIMANTAP Tetap Layani Gubernur dari Kepulauan Nias

Temu Pers bersama dengan Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Jumat (18/9/2026). Foto: Arvin Nasution.
Share

Medan, ArmadaBerita.Com — Jarak tak lagi menjadi penghambat administrasi pemerintahan di Sumatera Utara. Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumut mengandalkan digitalisasi melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Tata Administrasi Persuratan Sumatera Utara (SIMANTAP), sehingga urusan administrasi pimpinan tetap berjalan meski Gubernur Sumut sedang berkantor di daerah terpencil maupun Kepulauan Nias.

Plt Kepala Biro Adpim Sumut, Reza Prima Kurniawan, mengatakan pemanfaatan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola administrasi pimpinan agar tetap cepat dan responsif.

“Penggunaan teknologi digital melalui aplikasi SIMANTAP Sumut, administrasi pimpinan tetap bisa berjalan baik di manapun dan kapanpun, meskipun Pak Gubernur sedang berkantor di daerah seperti di Kepulauan Nias,” ungkap Reza dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (18/9/2026).

Menurut Reza, transformasi digital tersebut tidak hanya menyentuh administrasi persuratan. Biro Adpim juga memperkuat sistem e-monitoring kinerja biro, memperbarui standar operasional prosedur (SOP), serta meningkatkan kapasitas personel melalui pelatihan pelayanan publik dan protokol digital.

Penguatan juga dilakukan melalui penyusunan panduan protokol kegiatan hybrid, pedoman komunikasi digital pimpinan yang terpadu, hingga pengembangan sistem manajemen acara digital untuk mendukung kegiatan pimpinan.

Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Biro Adpim Sumut, Muhammad Roja Sanofa, menegaskan SIMANTAP membuat proses administrasi tidak lagi bergantung pada keberadaan fisik pimpinan di kantor.

“Administrasi surat menyurat kita laksanakan melalui aplikasi SIMANTAP sehingga di manapun pimpinan tetap bisa berjalan tanpa kendala. Untuk tanda tangan surat juga sudah by elektronik sehingga semua urusan administrasi sudah bisa dilaksanakan melalui aplikasi,” kata Roja.

Di tengah tingginya intensitas kegiatan pimpinan daerah, Reza menyebut seluruh agenda pemerintahan sejauh ini dapat dikoordinasikan dengan baik melalui kerja tim dan pembagian tugas antara Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta pimpinan organisasi perangkat daerah.

“Pak Gubernur bekerja bukan ‘superman’ melainkan super tim,” ujar Reza. (Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *