Atasi Timbulan Sampah, GPS Bersama Elemen Pemuda, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Sungai

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Yayasan Gerakan Peduli Sungai (GPS) bersama Komunitas Pecinta Alam (KPA) dan Pemuda Remaja Masjid (RM) melaksanakan aksi peduli lingkungan dengan membersihkan timbunan-timbulan sampah di pinggiran aliran sungai.

Gotong royong para pemuda ini berlangsung di Jalan Sungai Teratar, Desa Laud Dendang, tepatnya di jembatan Jalan Penghubung Laud Dendang menuju Bandar Setia, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (16/7/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian menuju “Pesta Sungai Tembung” yang akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2023 mendatang.

Kegiatan ini digagas oleh Yayasan Gerakan Peduli Sungai (GPS) diikuti oleh puluhan relawan dari berbagai elemen pemuda antara lain, KPA Nusantara Adventure, Himpunan Remaja Masjid Al Hasanah (HIMPARA) Desa Laut Dendang, Ikatan Remaja Mushola Al Iman (IRMAIN) Desa Bandar Setia, Ikatan Remaja Masjid Baiturrahman (IRMAB) Desa Bandar Khalipah, Komunitas Mawuwo Art dan Komunitas CresHome.

Dari kegiatan itu, komunitas Pemuda ini berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 15 TrashBag dengan total 637 Kg sampah Plastik berbagai jenis.

Luthfi Hakim Fauzie selaku Ketua Yayasan GPS menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengajak para pemuda di Deli Serdang Khususnya pemuda – pemudi yang tinggal berdampingan di jalur Sungai Percut untuk lebih perduli dan terlibat dalam aksi-aksi lingkungan dalam menjaga kelestarian Sungai percut.

“Kita bisa lihat dan saksikan langsung kondisinya sungai sekarang cukup buruk akibat banyaknya timbulan sampah yang dibuang oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab,” katanya.

Dari kegiatan itu dirinya mewakili Elemen pemuda berharap dapat membentuk rasa kepedulian anak muda lainnya terhadap kondisi lingkungan sekitar yang kian buruk akibat timbulan sampah yang semakin memperburuk ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kepedulian itu diakuinya jelas bisa meminimalisir kerusakan lingkungan sungai dan memperluas peran pemuda. “Untuk itu, GPS mengundang pemuda-pemuda setempat untuk berkolaborasi dalam aksi baik ini sebagai Sahabat Sungai. Hal kecil yang dilakukan oleh banyak orang akan menghasilkan dampak yang besar, inilah yang mendorong Yayasan GPS mengajak pemuda – Pemudi dari berbagai elemen dan komunitas untuk berkolaborasi dengan kami,” imbuhnya.

Para pemuda terlihat semangat mengutipi sampah dan mengangkutnya dari pinggiran dan aliran sungai. (Ist)

Hal senada disampaikan Saiban Nawawi sebagai Sekretaris Acara “Pesta Sungai Tembung” dan juga merupakan pemuda setempat yang tinggal di Desa Bandar Setia tidak jauh dari Sungai Percut. Saiban sempat menyampaikan bahwa dirinya sangat resah melihat kondisi sungai yang dikotori oleh sampah, sehingga Nawi panggilan akrabnya sangat senang dengan adanya kegiatan ini.

“Kita senang dan bangga bisa berkontribusi untuk lingkungan sekitar tempat tinggal kita, apalagi saat ini juga diberi amanah menjadi Pembina IRMAIN salah satu Remaja Masjid yang terlibat dalam kolaborasi ini. Kesempatan ini langsung kita manfaatkankan untuk mengajak teman-teman sesama Remaja Masjid lainnya agar ikut terlibat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hans sapaannya selaku ketua Panitia “Pesta Sungai Tembung” mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat diikuti lebih banyak komunitas dan Pemuda lainnya sehingga akan menghasilkan dampak dan area yang dibersihkan bisa lebih meluas. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *