Medan, ArmadaBerita.Com – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKB, Lailatul Badri, menyerap langsung berbagai keluhan masyarakat saat melaksanakan reses di wilayah Kecamatan Medan Timur, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Alfalah I, III, dan V, Kelurahan Glugur Darat I itu diwarnai beragam aduan warga, mulai dari lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam, drainase buruk, air bersih, layanan kesehatan Universal Health Coverage (UHC), hingga akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Masalah paling dominan adalah banyaknya lampu jalan yang tidak berfungsi di sepanjang Jalan Alfalah I hingga IV. Warga mengaku khawatir beraktivitas pada malam dan dini hari, terutama saat hendak Salat Tarawih dan Subuh selama Ramadan.
Lailatul Badri meminta perbaikan segera dilakukan agar keamanan warga terjamin dan aktivitas ibadah tidak terganggu.
Selain LPJU, warga juga menyoroti saluran drainase yang dinilai tidak berfungsi optimal. Parit yang sempit dan tersumbat menyebabkan banjir setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Keluhan lain datang dari warga yang belum menikmati layanan air bersih dari Perumda Tirtanadi. Banyak warga masih mengandalkan sumur bor dengan kualitas air yang terus menurun.
Lailatul menjelaskan, persoalan air bersih berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan DPRD provinsi.
Dalam bidang kesehatan, warga menilai layanan UHC belum sepenuhnya mudah diakses karena masih bergantung pada sistem rujukan rumah sakit. Sementara pelaku usaha kecil mengaku kesulitan mengakses KUR tanpa agunan, karena pihak perbankan masih meminta jaminan meski program ditujukan membantu UMKM.
Aspirasi Jadi Prioritas Pembangunan
Sekretaris Fraksi Fraksi Hanura-PKB DPRD Kota Medan itu menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dijadikan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan disampaikan kepada Pemerintah Kota Medan untuk masuk program prioritas pembangunan. “Semua persoalan ini akan kami perjuangkan agar segera ditindaklanjuti,” sebutnya. (*)











