Daerah  

Gubernur Sumut Bobby Nasution Tekankan Keberlanjutan Pembangunan dan Penguatan SDM

Share

MEDAN, ARMADABERITA.COM – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut Masa Persidangan II Tahun Sidang I 2024-2025 di Kantor DPRD Sumut, Senin (3/3/2025).

Dalam pidatonya, Gubernur Bobby menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan serta penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Gubernur menyampaikan, kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Sumut, Surya, akan melanjutkan dan menyempurnakan program-program pembangunan yang telah dirintis oleh pemimpin sebelumnya. Ia menegaskan, sejarah pembangunan Sumatera Utara harus menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan yang lebih baik ke depan.

“Kami menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pemimpin Sumatera Utara sebelumnya. Pembangunan yang telah berjalan harus kita lanjutkan dengan kesinambungan, keselarasan, dan penyempurnaan agar lebih optimal,” ujar Bobby.

Dalam pidatonya, ia juga menyoroti Asta Cita—agenda pembangunan nasional yang harus diterapkan hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Menurutnya, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, Sumatera Utara harus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah guna memastikan efektivitas implementasi program pembangunan.

Bobby juga menegaskan, dalam lima tahun ke depan, pemerintahannya akan fokus pada lima program prioritas utama, yaitu:

  1. Kesehatan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menargetkan cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage/UHC) di 33 kabupaten/kota di Sumut terwujud dalam dua tahun pertama kepemimpinannya. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh masyarakat Sumut mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
  2. UMKM dan Koperasi – Digitalisasi akan menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan koperasi. Pemprov Sumut akan memperkuat ekosistem digital agar pelaku usaha kecil dapat lebih mudah mengakses pasar, permodalan, serta pelatihan untuk meningkatkan daya saing. UMKM sekecil apapun  dipastikan mendapat perhatian.
  3. Pendidikan – Pemprov Sumut berkomitmen menjadikan seluruh sekolah di Sumatera Utara sebagai lingkungan yang layak belajar, dengan memastikan ketersediaan listrik, akses internet, infrastruktur yang memadai serta peningkatan mutu guru demi meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas di tiap daerah.
  4. Program Kekhususan – Wilayah tertentu yang masih tertinggal, seperti Kepulauan Nias, akan mendapatkan perhatian khusus. Pemerintah menargetkan agar empat kabupaten di Nias dapat berkembang setara dengan daerah lain di Sumatera Utara melalui peningkatan infrastruktur, ekonomi, dan layanan dasar.
  5. Pembangunan Infrastruktur – Infrastruktur yang berkualitas dan ramah lingkungan akan terus dikembangkan untuk meningkatkan konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Sumut.

“Kita harus memastikan bahwa SDM Sumatera Utara memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan masa depan. Hal ini menjadi faktor kunci dalam mencapai tujuan pembangunan jangka panjang,” tambah Bobby.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Pangdam I/BB Mayjen Rio Firdianto, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Kajati Sumut Idianto, serta Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti. Acara berlangsung dengan tertib dan diakhiri dengan pembacaan doa serta sesi foto bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *