armadaberita.com | SAMOSIR — Suasana penuh semangat menyelimuti Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (5/5), saat Bupati Samosir Vandiko T. Gultom secara langsung menyambut kehadiran Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Samosir.
Dalam sambutannya membuka rapat Peningkatan Tata Kelola Keuangan Daerah, Bupati Vandiko mengapresiasi kehadiran jajaran BPK Sumut yang tidak hanya melakukan audit terperinci atas LKPD Tahun 2024, tetapi juga memberikan materi penguatan kepada seluruh jajaran Pemkab Samosir.
“Kehadiran langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sumut adalah kehormatan bagi kami. Ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata bagi Samosir dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujar Vandiko.
Dihadapan seluruh pimpinan OPD dan jajaran pejabat Pemkab Samosir, Bupati juga menyampaikan harapan besar untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih tujuh kali berturut-turut.
“Kami berharap tahun ini menjadi yang kedelapan. Namun tentu, kami tetap membutuhkan arahan, bimbingan, serta pemahaman lebih lanjut agar kekurangan di masa lalu tidak terulang kembali,” tambahnya.
Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang menegaskan bahwa lembaganya akan menjalankan pemeriksaan secara independen, objektif, dan profesional. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan data dari setiap OPD untuk mendukung proses audit.
“Kami hadir untuk memastikan keuangan daerah dikelola sebaik mungkin demi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Komunikasi yang baik akan melahirkan rekomendasi yang bermanfaat dan berdampak positif bagi daerah,” tegasnya.
Rapat tersebut turut dihadiri para Kepala Bidang BPK Sumut, tim pemeriksa, asisten daerah, dan seluruh pimpinan OPD se-Kabupaten Samosir.
Dalam arahannya, Bupati Vandiko juga menekankan pentingnya perencanaan program yang berbasis kebutuhan masyarakat dan selaras dengan visi-misi pembangunan daerah.
Dengan semangat kolaborasi antara Pemkab Samosir dan BPK RI Perwakilan Sumut, diharapkan kualitas pengelolaan keuangan daerah terus meningkat, sejalan dengan komitmen membangun Samosir yang lebih transparan, partisipatif, dan akuntabel. (*)











