ARMADABERITA.COM, TAPANULI SELATAN — Kepedulian aparat kepolisian terhadap pemulihan mental anak-anak pascabencana kembali ditunjukkan. Personel Brimob Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan *Go To School* sekaligus trauma healing di SD Negeri 100113 Panobasan Lobuuhom, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan psikososial bagi siswa-siswi yang terdampak secara mental akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Dipimpin langsung oleh Danton Gas Batalyon-C Brimob Polda Sumut, Ipda Leonardo Marbun, para personel Brimob hadir langsung ke sekolah untuk mendampingi anak-anak melalui pendekatan edukatif, humanis, dan penuh keceriaan.
Dengan metode bermain sambil belajar, bernyanyi, dan berinteraksi santai, personel Brimob berupaya menghilangkan rasa takut serta mengembalikan rasa aman di lingkungan sekolah. Suasana kelas pun berubah menjadi lebih hidup, diwarnai tawa dan antusiasme para siswa yang tampak mulai berani berinteraksi.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu anak-anak agar kembali merasa aman dan nyaman setelah mengalami bencana. Kami ingin mereka bisa kembali fokus belajar dan tidak terjebak dalam rasa takut,” ujar Ipda Leonardo Marbun di sela kegiatan.
Program *Go To School* ini tidak hanya berfokus pada pemulihan trauma, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kembali semangat belajar serta mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan dunia pendidikan. Kehadiran Brimob di tengah-tengah siswa menjadi pengalaman tersendiri yang memberi kesan positif dan rasa aman.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala SDN 100113 Panobasan Lobuuhom, Dameria Telaumbanua, S.Pd, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Brimob Sumut kepada para siswa.
“Kami sangat terbantu. Anak-anak terlihat lebih percaya diri dan ceria setelah kegiatan ini. Kehadiran Brimob memberi dampak positif bagi pemulihan mental siswa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pemulihan mental dan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana, demi menciptakan generasi yang tangguh, berani, dan berdaya. (Lindung)











