MEDAN, Armadaberita.com – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumut untuk memperkuat kolaborasi menjaga ketersediaan komoditas pangan di wilayah Sumatera Utara. Ia menegaskan pentingnya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pangan di dalam provinsi sebelum memasok ke daerah lain.
Ajakan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima audiensi pengurus KTNA Sumut di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (10/2/2026). Hadir Ketua KTNA Sumut Purnama Dewi Daulay, Sekretaris Sartono Amnas, serta sejumlah pengurus lain.
Dalam pertemuan itu, Bobby menyambut baik rencana kehadiran KTNA Sumut pada Pertemuan Nasional Petani Nelayan (Penas) ke-XVII di Gorontalo pada Juni mendatang. Ia juga mendukung upaya KTNA menampilkan produk unggulan daerah serta pemberian fasilitas operasional bagi peserta dari Sumut.
“Kami ingin KTNA bisa berjalan searah dengan program pemerintah provinsi, khususnya dalam pertanian dan perikanan. Kita memiliki banyak lahan potensial, tetapi belum dikelola optimal,” kata Bobby, didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Suprianto, Kepala Bapeg Sutan Tolang Lubis, serta perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Unggul Sitanggang.
Ia menekankan bahwa stabilitas pasokan pangan di Sumut wajib dijaga. Pengalaman melonjaknya harga cabai merah, katanya, menjadi pengingat bahwa sistem distribusi perlu dikendalikan agar tidak memicu inflasi.
“Hasil produksi pangan harus diprioritaskan untuk kebutuhan dalam provinsi. Bukan berarti kita menolak membantu daerah lain, tetapi jangan sampai masyarakat kita kesulitan memperoleh komoditas yang justru diproduksi di wilayah kita,” ujar Bobby.
Selain soal distribusi, Gubernur mengapresiasi kontribusi kelompok tani, termasuk KTNA, yang turut mengembangkan hortikultura serta mendorong generasi muda meminati sektor pertanian dan perikanan. Ia menyebut kolaborasi tersebut penting agar peningkatan produksi pangan selaras dengan aspirasi petani dan nelayan.
Ketua KTNA Sumut, Purnama Dewi Daulay, mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi terhadap penguatan sektor pangan. Ia menyampaikan bahwa KTNA saat ini melatih ratusan anak muda di berbagai daerah agar mampu mengelola lahan pertanian dan perikanan secara profesional. Menurutnya, dukungan pemerintah dalam penyediaan lahan potensial akan memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda.
“Kami berterima kasih atas perhatian Gubernur yang terus mendorong perkembangan pertanian dan perikanan di Sumut. Kita akan tetap bergerak dan berkolaborasi bersama pemerintah provinsi,” ujar Purnama.











