NEWS  

Duo Jambret Babak Belur Ditangkap Massa di Jalan Banten Baru Medan Sunggal

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Duo jambret nyaris mati dihajar massa usai aksi penjambretan HP Jalan Banten Baru, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (20/8/2020) sekira pukul 09.30 WIB, berhasil ditangkap oleh warga.

Meski nyawa keduanya tak melayang, namun wajah kedua pelaku babak belur penuh luka. Kedua pelaku berhasil diboyong personel Polsek Sunggal ke Mako.

Kedua pelaku yang di aman kan diketahui bernama, Noel Simarmata (29) dan Antonius Pardede (29). Keduanya merupakan warga Jalan Ulayat, Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak.

Ditangkapnya kedua pelaku berawal saat korbannya, Wiwik (39) warga Jalan Klambir V, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pagi itu keluar dari rumahnya untuk membeli makanan.

Namun begitu melintas di TKP, Jalan Banten Baru, Medan Sunggal, dua pelaku datang dari arah belakang korban mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio warna Hitam.

Sejurus kemudian, salah satu pelaku yang berada di boncengan belakang yakni, Noel Simarmata langsung merampas HP merk Huawei P 30 Like milik yang digantungkan di leher korban.

Tak pelak, korban terasa HP nya dirampas tiba-tiba langsung berteriak maling, sembari berusaha melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang berusaha kabur.

“Pas di Jalan Klambir V Simpang sekolah Negeri 40 pelaku terjatuh dan kemudian ditangkap warga lalu di massa,” kata warga kepada wartawan.

Warga lainnya disana juga mengaku resah dan geram atas aksi penjambretan yang dominan wanita atau ibu-ibu jadi korbannya. Sehingga warga melampiaskan kemarahannya kepada kedua pelaku dengan menghajarnya sampai babak belur.

“Iya dek tadi pagi ada jambret ditangkap disini, dekat sekolah, kenak hajar warga dia. Udah geram kali pulak warga dengan ulah maling itu karena membahayakan orang yang di jambretnya juga,” aku penjual Mie Balap yang biasa disapa Mak Dedek (45) di sekitar lokasi.

Terkait ditangkapnya kedua jambret tersebut, Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi ketika dikonfirmasi enggan berkomentar. Begitu juga dengan Kanit Reskrimnya, Iptu Budiman Simanjuntak, yang urung menjawab pertanyaan wartawan soal dua pelaku jambret tangkapan massa tersebut. (Bes/Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *