Medan, ArmadaBerita.Com – Realisasi investasi Sumatera Utara (Sumut) mencapai Rp37 triliun hingga triwulan III 2026, dengan industri kimia dan farmasi menjadi penyumbang terbesar senilai Rp9,4 triliun. Investasi tersebut turut menyerap 64.656 tenaga kerja.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut, Nurbaiti Harahap, menyampaikan capaian tersebut dalam Temu Pers di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (27/10/2026).
Menurut Nurbaiti, realisasi investasi Sumut terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, investasi tercatat Rp39 triliun, kemudian naik menjadi Rp48,2 triliun pada 2024 dan mencapai Rp58,5 triliun pada 2025.
Selain industri kimia dan farmasi, sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi, industri makanan, listrik, gas dan air, serta jasa lainnya turut menjadi penyumbang terbesar investasi di Sumut.
Dari sisi penanaman modal asing, Singapura menjadi investor terbesar dengan nilai Rp18,302 triliun atau sekitar 61% dari total realisasi investasi asing di Sumut. Negara lain yang turut menanamkan modalnya antara lain Belanda, Malaysia, Inggris, dan Tiongkok.
Sementara itu, lima kabupaten/kota yang disebut sebagai penyumbang terbesar investasi di Sumut adalah Kabupaten Simalungun, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Langkat.
Untuk memperkuat daya saing investasi, DPMPTSP Sumut terus meningkatkan pengawasan terhadap pelaku usaha di 33 kabupaten/kota, dengan target minimal 177 pelaku usaha. Pendampingan juga dilakukan melalui bimbingan teknis Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), terutama untuk membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban pelaporan realisasi investasi secara daring melalui sistem OSS-RBA.
Pemprov Sumut juga mendorong pemberian insentif dan kemudahan investasi melalui sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi (PIKI). Pemerintah kabupaten/kota turut didorong menetapkan regulasi serupa dalam bentuk peraturan daerah, peraturan bupati, atau peraturan wali kota.
Nurbaiti menyatakan optimistis target investasi Rp100 triliun yang dicanangkan Gubernur Sumut dapat tercapai pada 2029. Berbagai upaya, termasuk penguatan kebijakan insentif dan kemudahan berusaha, terus dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Sumatera Utara.











