Medan, ARMADABERITA – DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara meminta seluruh kader partai yang berada di lembaga eksekutif maupun legislatif meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca ekstrem dan potensi bencana alam di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Instruksi tersebut disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon dengan meminta seluruh kader, baik yang menjabat sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah, pimpinan DPRD, serta anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota, untuk aktif melakukan langkah mitigasi dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas.
Kebijakan itu diambil dengan mencermati informasi dan peringatan mengenai perubahan cuaca ekstrem serta potensi bencana yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG.
Dalam instruksinya, Rapidin meminta kader PDI Perjuangan menjadi pelopor dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan cuaca maupun potensi bencana di wilayah kerja masing-masing.
Selain itu, seluruh kantor DPC PDI Perjuangan di Sumatera Utara diminta difungsikan sebagai pusat informasi perubahan cuaca sekaligus posko penanganan bencana di wilayah masing-masing.
Kader yang berada di lembaga eksekutif dan legislatif juga diminta menyesuaikan agenda perjalanan dinas. Pengaturan perjalanan, termasuk dilakukan secara bergantian, diperlukan agar tidak terjadi kekosongan kader di wilayah kerja ketika kondisi bencana maupun cuaca ekstrem terjadi.
Instruksi lainnya adalah menghindari perjalanan dinas ke wilayah yang memiliki risiko bencana tinggi, khususnya daerah yang berpotensi terdampak letusan gunung berapi serta kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Sementara bagi kader yang duduk di lembaga legislatif, Rapidin meminta mereka melakukan langkah-langkah mitigasi bencana di daerah pemilihan masing-masing.
Keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama PDI Perjuangan, demikian salah satu penekanan dalam instruksi tersebut.
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan mengatakan, selain memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, Rapidin juga meminta seluruh kader legislatif tetap menjalankan fungsi politik dan pemerintahan secara optimal.
Menurut Sutrisno, seluruh ketua, wakil ketua, dan anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota se-Sumatera Utara diminta proaktif dalam rapat pembahasan serta pengambilan keputusan terkait APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan APBD Tahun Anggaran 2027.
Hal itu dilakukan agar pembahasan dan pengesahan kedua dokumen anggaran tersebut dapat berlangsung tepat waktu.
Dengan instruksi tersebut, PDI Perjuangan Sumatera Utara menekankan dua agenda sekaligus, yakni memastikan kesiapsiagaan struktur partai dan para kader di tengah ancaman cuaca ekstrem serta bencana, sekaligus menjaga agar proses pemerintahan dan pembahasan anggaran daerah tetap berjalan tanpa hambatan.











