EKBIS  

Transaksi KKSU 2026 Tembus Puluhan Miliar, UMKM Sumut Mulai Bidik Pasar Global

Pembukaan KKSU 2026 di Delipark Mall Medan, Sabtu (25/7). Ist
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 menunjukkan sinyal positif bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Utara. Hingga hari pembukaan, ajang yang digelar Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut telah membukukan kesepakatan bisnis senilai Rp22 miliar dan potensi investasi lebih dari Rp80 miliar.

Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya minat dunia usaha terhadap produk-produk unggulan Sumatera Utara. Selain business matching, penjualan ritel selama pelaksanaan kegiatan juga telah melampaui Rp900 juta.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono mengatakan, KKSU dirancang bukan sekadar menjadi pameran produk, melainkan sebagai wadah yang mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra pembiayaan, pembeli, hingga investor agar mampu naik kelas dan menembus pasar internasional.

“KKSU menjadi jembatan konkret yang mempertemukan UMKM dengan mitra pembiayaan, mitra dagang, serta pasar yang lebih luas,” ujarnya saat membuka KKSU 2026 di Delipark Mall Medan, Sabtu (25/7).

Bank Indonesia, lanjut Thomas, juga terus memperkuat dukungan terhadap sektor UMKM melalui kebijakan insentif likuiditas makroprudensial bagi perbankan guna memperluas akses pembiayaan dengan biaya yang lebih terjangkau.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menilai pelaku UMKM perlu mulai mengubah orientasi bisnis dari sekadar menjual langsung kepada konsumen menjadi mampu masuk ke rantai pasok industri melalui skema business to business (B2B). Menurutnya, langkah tersebut akan membuka peluang investasi sekaligus memperbesar akses pasar bagi produk lokal.

Pemprov Sumut, kata Bobby, akan memperkuat pendampingan kepada UMKM, mulai dari peningkatan kualitas kemasan hingga penyusunan studi kelayakan agar produk lebih kompetitif dan memenuhi standar yang dibutuhkan investor maupun industri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Ameriza M. Moesa menyampaikan, KKSU 2026 melibatkan lebih dari 600 pelaku usaha dan 48 mitra strategis. Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 15–26 Juli 2026 menghadirkan berbagai program, di antaranya Sumatra Export Celebration, Medan Digifestival, edukasi literasi keuangan, digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta bazar produk unggulan, wastra, dan kuliner khas Sumatera Utara.

Melalui kolaborasi pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan sektor keuangan, KKSU diharapkan menjadi pengungkit lahirnya lebih banyak UMKM yang mampu bersaing di pasar nasional hingga global. (*/Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *