Armadaberita.com, Mandailing Natal – Peringatan Hari Anak Sedunia 2025 di Mandailing Natal mendadak jadi perbincangan hangat. Kejaksaan Negeri Madina membuat gebrakan dengan menghadirkan dua program edukatif yang langsung menyasar siswa sekolah: “Jaksa Cilik” dan “Jaksa Masuk Sekolah.”
Langkah ini bukan sekadar seremoni. Kejaksaan ingin membangun kesadaran hukum sejak dini agar generasi muda punya pemahaman yang benar sekaligus terlindungi dalam era menuju Indonesia Emas 2045.
Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Negeri Madina, Yos Tarigan menegaskan, pihaknya ingin mendekatkan hukum kepada anak-anak.
“Ini momen tepat. Kami ingin memastikan hak-hak anak terpenuhi dan terlindungi,” ujar Yos.
Dua kegiatan utama pun digelar:
1. Program “Sehari Menjadi Jaksa Cilik”
Sebanyak 10 siswa SMAN 2 Plus Panyabungan akan diajak langsung ke kantor Kejaksaan. Di sana mereka diperkenalkan dunia penegakan hukum, tugas jaksa, hingga simulasi.
2. Jaksa Masuk Sekolah
Jaksa mendatangi SMP Negeri 1 Panyabungan untuk memberikan penyuluhan hukum langsung di dalam kelas.
Seluruh rangkaian acara disiapkan oleh Bidang Intelijen bersama Kasi Intel Jufri Banjarnahor, termasuk koordinasi dengan sekolah dan penyusunan materi edukasi yang mudah dipahami pelajar.
Dengan mengusung tema UNICEF 2025, “My Day, My Rights”, Kejaksaan menegaskan bahwa penegakan hukum bukan hanya soal menghukum, tetapi juga melindungi anak sebagai korban, saksi, maupun pelaku.
“Ini semua demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Yos. (##)











