NEWS  

Puluhan Warga Lingkungan VIII Kelurahan TS III Minta Kepling Diganti

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Puluhan warga yang berdomisili di Lingkungan VIII, Kelurahan Tegal Sari (TS), Kecamatan Medan Area, meminta agar pihak Kelurahan dan Kecamatan untuk mengganti Kepling, Ali Aswan, SH.

Pasalnya, warga merasa sudah bosan atas kepemimpinan Ali Aswan di lingkungan VIII yang sudah memasuki 19 tahun massa jabatan. Bukan itu saja, masyarakat mengaku bahwa Ali Aswan kurang peduli terhadap lingkungan.

“Bukan hanya lingkungan yang kurang peduli, tapi masalah surat menyurat untuk kebutuhan warga sendiri aja pun sulit membatu,” kata, Dodi Syahputra (37) warga Lorong Samsu, Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area, kepada wartawan, Kamis (18/6/2020) sore.

Bahkan menurut, Dodi, permintaan pergantian Kepling di Lingkungan VIII sudah kali ketiga. Namun, Ali Aswan tak kunjung turun.

“Padahal udah 3 kali digulingkan warga, tapi gak juga diganti. Pertama sekitar 2012-2013, kedua sekitar tahun 2015, dan ini yang ketiga,” ungkapnya, Dodi dan diamini warga 70 warga lainnya, yang menandatangani persetujuan minta Ali Aswan diganti.

Menurut mereka, permasalah agar diganti segera karena susahnya pengurusan admistrasi seperti KK, KTP, kepedulian lingkungan dengan tidak adanya gotong royong, dan sebagainya.

“Makanya kayak kami ini kebanyakan ngurus langsung ke kantor Camat atau ke kantor lurah lah. Terus sikit-sikit duit, seperti saya dulu dalam pembuatan KK, untungnya gak jadi saya berikan,” beber Dodi.

Desi Asita (42) dan suaminya, Devrizal (43) yang berdomisili di Gang Nangka. lingkungan VIII pun merasakan hal yang sama. Keduanya berharap agar Kepling diganti.

“Selain usianya sudah cukup tua dan lama menjabat, ribet kali ngurus sesuatu sama dia. Bahkan bantuan sosial (Bansos) dari gubernur kemarin untuk jatah kami entah pada siapa diberikannya. Alasannya karena kami sudah dapat bantuan BST dari pemerintah, jadi gak dikasih lagi bantuan paket sembako itu,” timpalnya.

Begitu juga dengan, Muhammad Rusydi (50) yang tinggal di Lorong Ikhlas, No.7 Lingkungan VIII, mengaku telah memberikan masukan surat resmi ke kantor Lurah, Camat dan kantor Wali Kota Medan terkait keberatan puluhan warga atas kepemimpinan Ali Aswan sebagai Kepling.

“Udah kami sampaikan surat permohonan pergantian Kepling VIII itu sebanyak 2 kali, tanda terimanya pun ada, tapi sampai sekarang gak ada respon,” bebernya.

Atas keberatan warga dan meminta pergantian Kepling tersebut, mereka berencana akan membuat laporan ke Ombudsman Provinsi Sumatera Utara.

“Rencananya nanti mau kami laporkan ke Ombudsman, soalnya surat keberatan kami yang masuk belum juga ada respon dari Lurah dan Camat, apalagi Wali Kota Medan,” ungkapnya seraya berharap agar permintaan warga direspon meski siapapun nantinya yang menjadi Kepling asalkan bisa berganti baru. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *