NEWS  

Dekat Masjid dan Mapolres, Komplek Graha Kisaran Nyaman Dijadikan Lapak Judi, Omak-omak dan Warga Ancam Geruduk

{"remix_data":[],"source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}
Share

Asahan, ArmadaBerita.Com

Meski di tengah ibadah bulan suci Ramadhan, namun sepertinya lokasi perjudian semakin marak di kota Kisaran Kabupaten Asahan. Seperti lapak judi jenis mesin Tembak Ikan di Komplek Graha Jalan Jend. A. Yani yang kian ramai didatangi pengunjung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ramainya pengunjung perjudian main Tembak Ikan sekaligus Game Zone di Komplek Graha Kisaran ini lantaran pelanggan merasa nyaman.

Hal itu diduga lantaran keberadaan lapak judi di dalam Komplek dan berdekatan dengan tempat ibadah (masjid) serta berkisar seratusan meter dari Mapolres Kisaran.

“Cemanalah nggak ramai tempat judi itu, lokasinya pun dekat mesjid ini dan hanya beberapa ratus meter dari markas polisi, jadi pemainnya nyaman datang ke situ. Apalagi gak ada aparat yang berani menggerebeknya,” celetuk pria berinisial A, warga di sekitar lokasi, Sabtu (6/4/2024).

Maka dari itu, ia mengaku bahwa beberapa warga sekitar dan jamaah masjid serta para omak-omak disana, termasuk kaum ibu-ibu pengajian berencana akan melakukan demo dengan menggeruduk keberadaan lapak judi di komplek Graha tersebut.

“Kami sudah ambil sikap bag, rencana ini kalau tidak ditindaklanjuti, akan kita kumpulkan massa untuk demo ke lokasi,” ancam warga.

Pun begitu, ia dan beberapa warga disana berharap kiranya Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi selaku orang nomor satu di Polres Asahan mampu memberantas penyakit masyarakat (Pekat) yang sangat meresahkan itu. Jika itu pun tak mampu, bilang warga lagi, sekiranya bapak Kapolda Sumut, Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi mau turun tangan memberantasnya.

Apalagi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan surat telegram terbaru meminta jajarannya untuk memberantas perjudian yang belakangan marak terjadi di wilayah hukum Polda Sumatera Utara.

Surat telegram bernomor ST/2122/X/RES.1.24./2021 itu diperintahkan kepada Kapolda dan jajaran untuk memberantas perjudian apapun bentuknya.

“Kalau lokasi judi itu tidak ditindak, artinya Polres Asahan jelas-jelas telah mengkangkangi perintah tegas Kapolri. Artinya ada apa dengan Polres Asahan?” ucap warga disana.

Apalagi, warga dibuat geram lantaran keberadaan lokasi judi tersebut tak jauh dari rumah ibadah serta beroperasi pada bukan cuci Ramadhan. “Ini kan jelas tidak menghargai bulan suci Ramadhan. Kemanakah otak pejabat aparat-aparat itu. Manalah mungkin mereka nggak tau ada lokasi judi besar disini,” cetus warga lain lagi.

Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi maupun Kasat Reskrimnya, AKP Rianto setelah diinformasikan terkait keluhan warga tersebut dan terkait konfirmasi keberadaan lapak judi itu, hingga beberapa menit dilayangkan, belum memberikan keterangannya. –Bersambung- (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *