MEDAN, ARMADA BERITA – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, mendorong upaya transformasi digital sebagai langkah strategis dalam meningkatkan keunggulan ekonomi Sumut, dengan tujuan mencapai kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Forum Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Strategi Transformasi Digital untuk Pengendalian Inflasi dalam mewujudkan Ketahanan Nasional’ di Gedung Aula Raja Inal Siregar, Jumat (2/2/2024).
Baskami menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya pelayanan publik, melainkan juga harus merambah sektor pertanian, UMKM, pendidikan, kesehatan, logistik, dan pariwisata.
“Sebagai akselerator dan fasilitator, teknologi digital perlu dimanfaatkan untuk mendorong pengembangan ekosistem ekonomi digital dan membangun human capital di Sumut,” ujarnya.
Menurut Baskami, potensi besar sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan harus terintegrasi dengan transformasi digital guna meningkatkan efisiensi, efektivitas bahan baku, serta mendorong produktivitas dan penetrasi pasar.
“Dalam sektor UMKM, digitalisasi memiliki potensi memperbesar skala ekonomi, menambah varian produk, dan memperluas akses pembiayaan,” tambahnya.
Baskami juga menyoroti pariwisata Sumut yang dapat tumbuh pesat melalui transformasi digital, mengingat daerah ini memiliki banyak destinasi wisata super prioritas.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Pj Gubernur Sumut Hasanuddin, Plt. Gubernur Lemhannas RI Laksamada Madya TNI Maman Firmansyah, dan jajaran OPD.
Plt. Gubernur Lemhannas RI, Laksamana Madya TNI Maman Firmansyah, menjelaskan bahwa transformasi digital juga bertujuan untuk mewujudkan konektivitas antar daerah di Sumatera Utara.
“Misalnya, jika satu daerah mengalami over supply komoditas cabai sementara daerah lain mengalami kelangkaan, konektivitas dapat membantu menanggulangi permasalahan tersebut,” ungkapnya.
Menurut Plt. Gubernur Lemhannas RI, untuk mencapai transformasi digital, pembangunan harus dilakukan secara beriringan. Selain mengadopsi teknologi, perlu persiapan Sumber Daya Manusia.
“Konsensus dalam menjaga nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI juga menjadi hal yang sangat penting,” pungkasnya. (Dewa)











