Medan, ArmadaBerita.Com
Sejak memasuki bulan suci ramdahn hingga hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan layanan penukaran uang tunai sebesar Rp152,14 triliun. Jumlah tersebut meningkat 39,33% (yoy) dibandingkan tahun lalu sebesar Rp109,20 triliun.
Khusus untuk Sumatera Utara, BI menyiapkan uang tunai selama Ramadhan & Idul Fitri tahun 2021 berkisar Rp2,6T, meningkat 4% dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar Rp 2,5T.
“Peningkatan yang relatif rendah merupakan sinergitas BI-Perbankan yang mengutamakan transaksi non tunai sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19,” kata Kepala BI Sumut, Soekowardojo kepada wartawan dalam pertemuan ttap muka maupun dilaksanakan secara virtul di Gedung BI Sumut Lantai III, Medan, Kamis (15/4/2021).
Oleh karena itu, terang Soekowardojo, BI juga mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Indonesian Standard (QRIS).
Berbeda pada tahun sebelumnya yakni di 2020, yang juga masih dalam situasi Pandemi Covid-19 peniadaan layanan penukaran uang dan kas keliling, di tahun 2021, layanan penukaran dan kasih keliling kali ini dilakukan secara terbatas melalui penukaran wholesale. Kemudian perluasan layanan kasar keliling secara wholesale termaksud kasih keliling 3T, dan perluasan layanan kepada stakeholders dan mitra strategis. Artinya tetap dilakukan.
“Untuk layanan kas dan kas keliling wholesale kepada masyarakat periode Ramadhan dan Idul Fitri 1442H mulai 12 April 2021- 11 Mei 2021. Jam layanan mulai 09.00 14.00 WIB, tanpa dipungut biaya,” sebutnya.
Dalam hal itu, BI Sumut bersinergi dengan bank menambah outlet layanan penukaran di 268 lokasi dan 27 bank. BI juga mendorong pembayaran non tunai melalui penyesuaian biaya RTGS dan SKNBI, paket regulasi kartu kredit, elektronifikasi bansos dan digitalisasi UMKM, dan perluasan merchant dan fitur QRIS. (ASN)











