Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Motif pembakaran seorang petani di Gubuk perladangan miliknya bernama, Ngasil Tarigan (67) warga Dusun II, Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akhirnya terungkap.
Hal itu setelah petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang berhasil menangkap pelakunya, Sembiring (40) warga Desa Gunung Paribuan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang, beberapa hari lalu.
Wakapolresta Deli Serdang AKBP Julianto P Sirait SIK menyebutkan, motif pembunuhan itu dilakukan pelaku yang marah karena hanya korban yang menantang dan menolak perihal tanah Gunung Sitarge yang akan dibangun proyek pembangunan perumahan dan pembibitan bawang.
“Rencana itu ditolak oleh korban Ngasil Tarigan yang tidak setuju atas rencana tersebut,” kata AKBP Julianto didampingi Wakasat Reskrim AKP Alexander Piliang SH, Kasubbag Humas AKP Ansari, Kasubnit Ipda Ricardo Bancin SH, dalam paparannya, Senin (25/1/2021) siang.
Selama ini, jelas AKBP Julianto, di Desa Simempar Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang tidak ada yang berani menentang tersangka.
“Tersangka mempertahankan diri dikarenakan korban yang terlebih dulu membacok tersangka lalu tersangka emosi dan kemudian menghabisi nyawa korban,” jelasnya.
Usai peristiwa pembunuhan itu, lanjut Wakapolresta Deli Serdang, tersangka sempat melarikan diri ke Lhokseumawe, Aceh selama dua bulan dan bertani diladang familinya. Lalu lari ke Desa Mardinding Kabupaten Karo selama sebulan dan kemudian berada di Kabupaten Dairi selama satu bulan dengan pekerjaan mencari upah diladang warga.
Pada Jumat (23/1/2022) sekira pukul 21.00 wib, Tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Deli Serdang berhasil mengamankan tersangka Edi Sanjaya Sembiring alias Jaya Sembiring yang bekerja penyanyi atau seniman itu.
Tersangka dijerat pasal 338, 351 (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Ngasil Tarigan (67) ditemukan tewas dalam gubuk di perladangan, Dusun I, Desa Simempar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang pada 10 September 2020 sekitar pukul 08.00 WIB lalu.
Jasad korban ditemukan warga yang merupakan petani lainnya dalam kondisi tubuh gosong terbakar. Selain tubuh korban, gubuk miliknya juga turit dibakar. (CK)











