ARMADABERITA.COM, TASIK MALAYA – Revitalisasi sekolah bukan sekadar mempercantik bangunan. Lebih dari itu, pemerintah ingin memastikan siswa belajar di ruang yang aman, nyaman, dan layak. Pesan inilah yang ditekankan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) saat meninjau hasil revitalisasi fasilitas pendidikan.
Menurut Wamendikdasmen, sekolah yang telah direvitalisasi kini memiliki ruang belajar yang jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Bangunan lebih rapi, fasilitas pendukung semakin memadai, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif bagi siswa maupun guru. Kondisi ini diharapkan dapat mendorong semangat belajar sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Namun, di balik wajah baru sekolah tersebut, Wamendikdasmen menyampaikan satu pesan tegas: fasilitas yang sudah dibenahi harus dijaga bersama. Ia menekankan bahwa tanggung jawab merawat sekolah tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Ia mengingatkan, proses revitalisasi membutuhkan anggaran besar dan waktu yang tidak singkat. Karena itu, fasilitas yang sudah terbangun seharusnya dimanfaatkan dengan baik, bukan justru dibiarkan rusak akibat kelalaian. Peran kepala sekolah, guru, siswa, hingga orang tua dinilai sangat penting untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah.
Wamendikdasmen juga menyoroti pentingnya budaya menjaga fasilitas publik sejak dini. Menurutnya, sekolah bisa menjadi ruang belajar karakter, termasuk dalam hal tanggung jawab dan kepedulian terhadap sarana bersama. Jika siswa terbiasa menjaga ruang kelas, bangku, dan fasilitas lainnya, nilai-nilai tersebut akan terbawa hingga ke kehidupan bermasyarakat.
Melalui revitalisasi sekolah, pemerintah berharap tidak hanya tercipta gedung yang lebih layak, tetapi juga ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan. Sekolah yang terawat dengan baik diyakini akan melahirkan proses belajar yang lebih berkualitas, sekaligus menciptakan generasi yang peduli dan bertanggung jawab.
Dengan ruang belajar yang kini semakin nyaman, harapannya satu: sekolah menjadi tempat yang benar-benar aman, menyenangkan, dan bermakna bagi masa depan anak-anak Indonesia.











