Medan, Armadaberita.com- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Sumut memperkenalkan strategi ambisius untuk meningkatkan daya saing Koperasi dan UMKM.
“Koperasi dan UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi inklusif di Sumut. Oleh karena itu, kita berkomitmen untuk terus meningkatkan daya saing mereka,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut, Naslindo Sirait, pada konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (5/12/2023).
Strategi yang digulirkan melibatkan sejumlah inisiatif, termasuk penguatan legalitas usaha, peningkatan kualitas melalui inkubator bisnis dan pelatihan, serta fokus pada sertifikasi produk dan peningkatan kualitas produksi. Semua ini dilakukan dengan pendekatan inovatif, termasuk akselerasi dukungan digital melalui layanan #GoDigital PLUT.
Naslindo menyoroti tantangan utama, di mana hanya 41% dari 13.208 koperasi yang terdaftar yang aktif di Sumut. Di samping itu, jumlah UMKM mencapai 1.712.091, dengan mayoritas berada dalam skala mikro.
“Untuk mengatasi ini, kita membutuhkan sinergi dari semua pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, perbankan, BUMN/BUMD, swasta, LSM, dan lainnya. Kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan pengembangan UMKM,” tambah Naslindo.
Pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk terlibat dalam membentuk ekosistem usaha yang sehat. Regulasi, edukasi, permodalan, dan dukungan dari berbagai sektor diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan dan daya saing Koperasi dan UMKM di Sumut. (Dedy Hutajulu)











