ArmadaBerita.Com – Ketua Pengadilan Agama (PA) Kota Binjai Mhd Taufik S.HI, MH didampingi Wakil Ketua H.Abdul Gani Syafi’i S.HI, MH beserta para pegawai dan staff melepas massa tugas Dra. Hj. Elvia Darwati SH. Rasa haru pun dirasakan seluruh rekan kerja dan seluruh pegawai saat pelepasan Purna Bakti Dra. Elvia Darwati yang digelar di halaman Pengadilan Agama Kota Binjai, Jl. Sultan Hasanuddin, Satria, Kec. Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara, Jum’at (1/8/2025).
Diketahui, Dra. Elvia Darwati yang kini berusia 58 tahun, sudah mengabdikan diri di Pengadilan Agama dengan massa kerja 32 tahun 4 bulan. Selama bertugas, beliau menjabat sebagai Jurusita Pengganti. Ia pun mengakhiri pensiun dengan sambutan hangat, haru dan penuh suka cita.
Pada sambutannya saat pelepasan, Mhd Taufik menyampaikan sejarah perjuangan Dra. Elvia yang akrab disapa Ibu Evi sebagai calon pegawai dimulai dari tahun 1993. Mhd Taufik ingat betul sewaktu Ibu Evi ditempatkan di PA Binjai yakni tanggal 01 Juni 2018. Sebelumnya, beliau telah berpindah-pindah tugas dan mengakhiri baktinya di PA Binjai selama 7 tahun.
Kisah pengabdian Ibu Evi yang disampaikan Mhd Taufik adalah bentuk motivasi kepada para pegawai lainnya yang saat itu hadir. Khususnya bagi pegawai tang masih muda dan produktif.
Di saat itulah Mhd. Taufik selaku Ketua Pa Binjai dan mewakili seluruh keluarga besar PA Binjai mengucapkan permohonan maaf kepada Ibu Evi yang telah bertugas bersama di PA Binjai selama 7 tahun ini.

Ibu Evi pun dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan semua pihak atas dukungan, bimbingan dan kesempatan yang diberikan selama ini. “Tanpa dukungan dari semua pihak tidak akan mampu mencapai apa yang telah saya capai selama ini,” ucap Ibu Evi yang turut didampingi sang suami, yakni Ketua Komunitas Peduli Umat dengan nama “TAFAHUM SUMUT, Ustadz Drs. H. Zakaria Koto.
“Hari ini bagi saya adalah hari yang penuh berkah, sekaligus momen yang penuh rasa dan bercampur dengan perasaan yang tidak bisa disampaikan dengan kata-kata. Mohon maaf saya atas kesalahan, kekurangan atau tindakan yang mungkin pernah melukai perasaan sahabat-sahabatku sekalian,” ungkap Ibu Evi dengan suasana turut haru.
Di dalam sambutannya, ia juga menegaskan bahwa perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru dalam hidup masing-masing. “Saya akan selalu membawa kenangan indah dan pelajaran berharga yang saya dapat selama bertugas. Saya juga berdoa kehadirat Allah Robbul Jalil, semoga PA Binjei segera meraih WBK (Wilayah Bebas Korupsi), dan kita semua tetap sehat wal afiat dan tetap salam ridho Allah. Amiiiin,” harapnya.
Apa yang diutarakan Ibu Evi menambah haru suasana. Terutama dirasakan rekan-rekan beliau yang masih bertugas. Apalagi, Ibu Evi juga mengakui bahwa selaku senior dalam hal usia, ia cukup dekat dengan rekan kerjanya. Begitupun dengan rekan kerja yang berstatus honor. Biasanya untuk anak honor yang terbilang muda, ia bahkan menganggapnya sebagai anak. Ia juga tak pelit ilmu dalam membimbing mereka. Suasana itu pun menjadi hangat.
Meski dilaksanakan dengan sederhana. Namun pelepasan Purna Bakti Ibu Evi ini menjadi lebih bermakna dan penuh hikmah. Sebab, rasa kebersamaan dan haru turut drasakan seluruh keluarga Besar PA Binjai. Kegiatan pelepasan ini pun ditutup saling bersalaman dan mengabdikan momen dengan berfoto bersama. (Asn)











