PALUTA, ARMADABERITA — Empat santri Pondok Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Darul Ulum (Pemadu), Desa Sipaho, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara, terpilih menjadi peserta Jambore Nasional XII 2026.
Keempat santri tersebut yakni Imam Syahmilul Siregar, Fatih Afkari Siregar, Winda Sari Harahap, dan Asifa Basmalah Harahap. Mereka merupakan perwakilan Gugus Depan Pondok Pesantren Pemadu sekaligus bagian dari kontingen Kabupaten Padang Lawas Utara.
Pelepasan keempat santri dilakukan bersamaan dengan Apel Tahunan Pondok Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Darul Ulum Tahun Pelajaran 2026/2027 di halaman pesantren, Minggu, 9 Agustus 2026. Acara tersebut dihadiri pimpinan pesantren, direktur, para ustaz dan ustazah, serta ratusan santri dan santriwati.
Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 12-21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Wiladatika, Cibubur, Jakarta.
Keempat peserta sebelumnya telah diberangkatkan sebagai bagian dari kontingen Kabupaten Padang Lawas Utara. Pelepasan kontingen dilakukan oleh Kapolres Padang Lawas Utara Dhery Fajariandono di Kantor Bupati Padang Lawas Utara.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Darul Ulum Awaluddin Habibi Siregar mengapresiasi empat santri yang lolos seleksi hingga dipercaya mewakili Padang Lawas Utara dalam ajang pramuka tingkat nasional tersebut.
“Ini merupakan prestasi yang membanggakan dan menjadi kehormatan bagi Pondok Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Darul Ulum,” ujar Awaluddin.
Ia meminta para santri mengikuti seluruh rangkaian kegiatan kepramukaan dengan sungguh-sungguh. Selain membentuk karakter, kegiatan tersebut dinilai menjadi kesempatan bagi para peserta untuk membawa nama baik pesantren di tingkat nasional.
Pembina Pramuka Gugus Depan Pemadu, Zulfitri Siregar, juga berpesan agar keempat peserta menjaga nama baik almamater dan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti Jambore Nasional XII.
Menurut dia, keberhasilan empat santri tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus belajar dan berprestasi.
Pondok Pesantren Pemadu menyatakan akan terus memperkuat pembinaan untuk melahirkan santri yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak.
“Kami berharap ke depan semakin banyak santri yang mampu menorehkan prestasi serupa, bahkan lebih tinggi, sehingga mengharumkan nama pesantren di tingkat nasional maupun internasional,” kata Zulfitri.











