Armadaberita.com | MEDAN – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tengah berada dalam situasi darurat narkoba. Menyikapi hal ini, Gubernur Sumut Bobby Nasution terus mengampanyekan perang melawan narkoba. Langkah tegas pemerintah pun mendapat dukungan dari berbagai elemen, termasuk lima organisasi pemuda besar di Sumut.
Wakil Gubernur Sumut, Surya menerima kunjungan lima organisasi kepemudaan, yakni Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, GAMKI, Gerakan Pemuda Al Wasliyah, dan Pemuda Katolik di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Jumat (29/8/2025).
Dalam pertemuan itu, kelima organisasi sepakat mendukung langkah Pemprov Sumut menutup tempat hiburan malam yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba.
Surya menyampaikan apresiasi sekaligus rasa terima kasih kepada pemuda yang mau terlibat dalam gerakan pemberantasan narkoba. Menurutnya, narkoba adalah musuh bersama yang hanya bisa ditaklukkan bila seluruh elemen bergandeng tangan.
“Dukungan pemuda memberi semangat bagi Pemprov Sumut. Pemerintah dan unsur kepemudaan harus terus berkolaborasi dengan masyarakat, karena narkoba ini adalah musuh kita bersama,” tegas Surya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumut, Syarif Lubis, menegaskan langkah tegas Gubernur Sumut Bobby Nasution dengan menutup sejumlah tempat hiburan malam menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah. Hal ini sekaligus menjadi pemicu bagi organisasi pemuda untuk ikut terjun dalam gerakan perlawanan terhadap narkoba.
“Gubernur sudah membuktikan ucapannya. Maka kami, sebagai organisasi kepemudaan, juga terpanggil untuk menunjukkan dukungan nyata dan siap ambil bagian dalam pemberantasan narkoba,” ujar Syarif.
Pertemuan itu akhirnya ditutup dengan komitmen bersama: lima organisasi pemuda siap berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dalam berbagai langkah konkret memerangi narkoba di Sumut.











