Jakarta, ArmadaBerita.Com – Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan. Baru menerima amanah, Suahasil langsung membawa pesan tegas: keuangan negara harus dijaga tetap sehat, APBN harus kredibel, dan setiap rupiah anggaran harus mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
Arahan Presiden menjadi pijakan awal Suahasil dalam menjalankan tugas barunya. “Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” kata Suahasil.
Ia menegaskan APBN tidak boleh sekadar menjadi instrumen belanja pemerintah. APBN harus mampu menjalankan program-program prioritas pemerintah tanpa mengorbankan kesehatan dan kredibilitas fiskal.
“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” jelasnya.
Suahasil juga memberikan sinyal kuat mengenai disiplin fiskal. Ia memastikan batas defisit tetap menjadi perhatian dalam pengelolaan APBN. “Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.
Bagi Suahasil, menjaga keuangan negara bukan hanya soal angka. Kepercayaan publik dan komunikasi pemerintah juga menjadi bagian penting dari kredibilitas APBN.
“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” ungkapnya.
Soal efisiensi, Suahasil menegaskan pemerintah tidak cukup hanya memangkas belanja. Efisiensi harus diukur dari hasil yang dihasilkan anggaran dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Suahasil.
Pesan pertama Suahasil sebagai Menkeu baru pun jelas: APBN harus tetap sehat, kredibel, disiplin, sekaligus mampu bekerja untuk mendukung program prioritas pemerintah dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. (*/Red)











