Armadaberita.com| Jakarta — Fenomena ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengundurkan diri menarik perhatian publik. Ketua DPR RI, Puan Maharani, menilai persoalan ini terjadi karena dua hal utama: gaji yang dirasa kurang memadai dan lokasi penempatan yang jauh dari domisili.
Puan menyebut, banyak CPNS yang setelah lolos seleksi ternyata baru menyadari bahwa gaji yang mereka terima tidak sesuai harapan. Selain itu, penempatan di daerah terpencil atau jauh dari kampung halaman juga membuat sebagian dari mereka memilih untuk mundur.
“Banyak yang mundur karena merasa gajinya kecil atau ditempatkan jauh dari tempat tinggalnya,” kata Puan kepada wartawan, Sabtu (27/4/2025).
Puan berharap pemerintah ke depan bisa lebih memperjelas soal hak dan kewajiban CPNS sejak awal rekrutmen. Menurutnya, calon pelamar harus benar-benar paham konsekuensi menjadi PNS, termasuk kemungkinan ditempatkan di daerah mana pun di Indonesia.
“Kita harus buat lebih jelas supaya mereka tahu sejak awal, jadi tidak ada lagi yang mengundurkan diri di tengah jalan,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga saat ini sudah hampir 2.000 CPNS yang mengundurkan diri. Hal ini menjadi catatan serius, karena proses seleksi CPNS menghabiskan banyak waktu, biaya, dan tenaga.
Puan menekankan, ke depan perlu ada perbaikan dalam sistem rekrutmen agar lebih efisien dan tidak lagi membuang-buang kesempatan yang seharusnya diberikan kepada peserta lain yang benar-benar siap mengabdi. (*)










