KNPI Ajak Aksi Damai: Dengarkan Suara Rakyat, Jangan Terprovokasi

[Dari Kiri ke Kanan]: Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, Ketua DPD KNPI Kabupaten Gunung Kidul, Heri Santoso, Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara, Ahmada Mahmud, dan Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Hayoto.
Share

Armadaberita.com | Jakarta – Menyikapi gelombang demo yang mulai memanas dan rawan ricuh, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengingatkan seluruh jajarannya di tingkat provinsi, kota, hingga kabupaten agar tetap menjaga persatuan. Ia menegaskan, demonstrasi seharusnya berlangsung tertib, fokus pada tujuan, dan tidak terjebak provokasi yang bisa merusak fasilitas umum.

Haris juga menekankan pentingnya pemerintah dan DPR membuka hati serta telinga untuk mendengar aspirasi rakyat. Menurutnya, suara masyarakat yang menginginkan perubahan demi kebaikan bangsa harus benar-benar diperhatikan.

Seruan damai ini ikut didukung pengurus KNPI dari berbagai daerah hingga luar negeri. Ketua BP KNPI Federasi Rusia, Teguh Imanullah, menyebut kerusuhan tidak pernah membawa kebaikan. Ia mengajak masyarakat menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia mampu berdemonstrasi secara besar, tertib, dan berkualitas.

Hal senada disampaikan Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Hayoto, yang meminta demonstran tetap fokus pada tujuan utama dan waspada terhadap pihak-pihak yang ingin menunggangi aksi. Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara, Ahmada Mahmud, mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan bijak menggunakan media sosial agar kondisi tetap kondusif.

Dari daerah lain, Ketua DPD KNPI Gunung Kidul, Heri Santoso, juga mengapresiasi peran organisasi mahasiswa dan kepemudaan yang ikut menjaga keamanan. Ia mengajak masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menciptakan suasana damai di wilayahnya.

Dengan dukungan dari pusat hingga daerah, KNPI menegaskan komitmennya agar aksi unjuk rasa berjalan damai dan kondusif, sehingga aspirasi rakyat tersampaikan tanpa harus mengorbankan keamanan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *