Medan  

Polsek Sunggal Gelar Polisi Peduli Pendidikan di YPSA, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Narkoba

Keterangan Poto : Kapolsek Sunggal AKP M. Ainul Yaqin SIK. MH menjadi pemimpin upacara di di Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA), Jalan Setia Budi No. 191, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (2/11/2026) pagi.
Share

Medan ArmadaBerita.com – Dalam upaya menanamkan kedisiplinan, membangun karakter positif, serta meningkatkan kesadaran hukum di kalangan generasi muda, Polsek Sunggal menggelar kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA), Jalan Setia Budi No. 191, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (2/11/2026) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti Kapolsek Sunggal AKP M. Ainul Yaqin, S.I.K., M.H., bersama sejumlah personel, di antaranya Kanit Binmas Iptu J. Karo Sekali, S.H., Kanit Intelkam Iptu Z. Panjaitan, Kanit Lantas Ipda Edi Timanta Ras, S.H., serta Panit Binmas Aiptu Ayu Lubis.

Turut hadir pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, staf, hingga para siswa dan siswi YPSA.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan edukasi dan imbauan terkait pentingnya menjaga perilaku, meningkatkan kedisiplinan, serta menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat berdampak buruk terhadap masa depan.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian dalam penyampaian pesan kamtibmas tersebut antara lain perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, tawuran, perkelahian, geng motor, vandalisme, hingga perjudian online.

Para siswa juga diingatkan agar tidak melakukan perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, serta membangun budaya saling menghargai dan menghormati sesama.

Selain itu, pelajar diimbau menjauhi narkoba dan zat terlarang karena dapat merusak kesehatan, masa depan, serta berpotensi menyeret penggunanya ke dalam persoalan hukum.

Dalam hal penggunaan teknologi, para siswa diajak lebih bijak bermedia sosial, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menghindari penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, dan konten negatif.

Kesadaran berlalu lintas juga menjadi salah satu materi yang disampaikan. Para pelajar diingatkan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan kendaraan sesuai ketentuan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Tidak kalah penting, para siswa diharapkan mampu menjaga nama baik sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjadikan pendidikan sebagai sarana untuk meraih cita-cita dan mempersiapkan masa depan.

Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini, Polsek Sunggal berharap terjalin hubungan yang semakin baik antara kepolisian dan lingkungan pendidikan. Kehadiran Polri di sekolah juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap berbagai perilaku negatif di kalangan remaja.

Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan taat hukum.(Bakhtiar)

Penulis: Bakhtiar Editor: Bakhtiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *