Palangka Raya, Armada berita.Com – Upaya membekali Klien Pemasyarakatan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan secara mandiri terus dilakukan Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya. Salah satunya melalui pembimbingan kemandirian berbasis hortikultura yang kembali menghasilkan panen kangkung di Griya Abhipraya Pasah Kaharap, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan budidaya tersebut menjadi bagian dari proses pembimbingan yang memberikan kesempatan kepada Klien Pemasyarakatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan produktif. Perawatan tanaman dilakukan secara berkelanjutan hingga memasuki masa panen, sehingga Klien memperoleh pengalaman dalam menjalankan kegiatan yang membutuhkan ketekunan dan tanggung jawab.
Hasil panen yang diperoleh menjadi gambaran dari proses yang telah dijalani. Bagi Klien, kegiatan ini tidak berhenti pada aktivitas bercocok tanam, tetapi menjadi kesempatan untuk mempelajari keterampilan yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi dan kondisi lingkungan setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa pembimbingan kemandirian perlu diarahkan pada kegiatan yang memiliki manfaat jangka panjang bagi Klien.
“Kami ingin pembimbingan kemandirian memberikan keterampilan yang bisa benar-benar dipraktikkan. Ketika Klien terlibat sejak proses perawatan sampai panen, mereka tidak hanya belajar tentang budidaya tanaman, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan dan memahami nilai dari sebuah proses,” ujar Theo.
Ia menambahkan bahwa keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pengembangan kegiatan di Griya Abhipraya Pasah Kaharap. Program tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan panen, tetapi juga membuka ruang bagi Klien untuk mengenali keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif.
Melalui pengelolaan hortikultura yang dilakukan secara berkelanjutan, Bapas Palangka Raya berupaya menghadirkan pembimbingan yang memiliki hasil konkret. Setiap proses yang dijalani Klien menjadi bagian dari persiapan untuk membangun keterampilan, kemandirian, dan kesiapan menjalani kehidupan secara produktif setelah kembali ke masyarakat.*











