EKBIS  

BI Ajak IAP dan OPD Se-Sumut Bahas Pengembangan Ekonomi Daerah

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara (BI Sumut) mengajak Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP Indonesia), dan OPD se-Sumatera Utara dalam hal membahas pengembangan ekonomi di setiap daerah.

Turut hadir pula, wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeksah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, pewakilan BI di setiap Kabupatrn Kota se Sumut, wartawan dari berbagai media serta seluruh peserta yang dilakukan secara webinar, Senin (9/11/2020) pagi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat yang turut hadir menjadi narasumber menyatakan, dalam melaksanakan fungsinya sebagai strategic advisor di daerah, Bank Indonesia senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari berbagai komponen.

“Kegiatan yang berkolaborasi dengan berbagai OPD teknis ke dalam wadah North Sumatra Invest (NSI) ini, tidak lain hanyalah ingin berupaya untuk mendongkrak dalam meningkatkan realisasi investasi di Sumut,” katanya.

Wiwiek juga menjelaskan kalau upaya tersebut telah dimulai dari tahun 2018. Di tahun ini NSI kembali lahir/reborn, dengan Surat Keputusan (SK) Gubemur Sumatera Utara (Gubsu) yang baru tertanggal 24 Maret 2020, perihal North Sumatra invest.

“SK ini menandakan lahirya komitmen baru Pemerintah Daerah Sumatera Utara untuk bersama-sama meningkatkan realisasi investasi daerah,” ungkap Wiwiek seraya menambahkan kalau Tim teknis NSI yang berasal dan BAPPEDA, DPMPPTSP Provinsi, dan Bank Indonesia Sumut telah melakukan berbagai upaya promosi.

Dimulai dan menyeleksi proyek investasi yang clean and clear, hingga mempromosikannya ke jaringan investor relation di luar negeri. Di tahun 2020 masih dikatakan Wiwiek, meski tidak dapat melakukan secara offfine (bertatap muka), kegiatan promosi tetap dilakukan melalui secara virtual, tanpa mengurangi esensi one-on-one meeting dengan investor potensial.

“Kegiatan promosi virtual ini tentu tidak akan berjalan efektif tanpa adanya media/wadah promosi yang terintegrasi berisi data dan informasi yang komprehensif NSI menyadari hal ini. Sehingga pada Agustus 2020 lalu kita telah melaunching website NSI yang berisi database informasi 7 proyek potensial Sumut beserta potensi lain berupa parwisata dan UMKM unggulan Website NSI dapat dilihat di www.northsumatrainvest.id,” sebutnya.

Meski sangat dinamis, dan terus diupdate secare rutin sambungnya, website ini sudah dikunjungi oleh ratusan visitor dari berbagai negara hanya dalam waktu 3 bulan. Wiwiek berharap, investor dapat lebih mengenal Sumatera Utara dan petensinya hanya melalui desk research, sehingga dapat memudahkan berbagai pihak.

Media promosi Sumatera Utara berupa brown book juga sudah diestabiished saat launching website NSI. Brown book yang berjudul North Sumatra investment Book ini berisikan data dan informasi lengkap mengenai 7 proyek investasi Sumut, yang dapat menjadi acuan seluruh stakeholder Pemda yang akan melakukan promosi baik di dalam maupun luar negeri.

“Saat ini, NSI sedang tahap sosialisasi pengenalan kepada seluruh stakeholder yang ada di Sumut maupun luar Sumut. Diharapkan koordinasi antar lembaga ini dapat terus terjalin dan dapat membantu banyak pihak, khususnya investor potensial untuk memperkenalkan Sumatera Utara dengan segudang potensi di dalamnya, “ucapnya.

Masih dalam sprint yang sama, yaitu menggencarkan promosi potensi yang ada di Sumut, Bank Indonesia mengadakan Lomba Penulisan Profil Potensi Daerah, yang dapat diikuti oleh seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumut. Lomba ini bertujuan untuk memicu semangat OPD di kabupaten/kota untuk mengemas potensi daerahnya secara menarik, namun tetap berdasarkan data yang valid dan refable Awareness akan data potensi menjadi sangat penting, sebagai acuan kegiatan promosi.

“Kami berharap para narasumber dapat memberikan insight yang bermanfaat bagi peningkatan kapasitas SDM yang akan menjadi kunci pembangunan daerah, serta tentunya menunjang penulisan karya yang akan diikutsertakan dalam lomba profil potensi daerah yang sedang berlangsung,” harapnya.

“Mari kita lihat kembali potensi daerah masing-masing dan mengemasnya secara menarik,” pungkas Wiwiek. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *