BUMDes Desa Kolam Melesat, Produksi Pupuk Organik Dibantu Dosen Unimed: Harga Lebih Murah, Pasar Lebih Luas

Share

Armadaberita.com | Deli Serdang – Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, kini punya harapan baru lewat BUMDes Karya Bersama. Berkat dukungan para dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (FE Unimed), kapasitas produksi dan pemasaran pupuk organik yang dikelola BUMDes semakin meningkat. Dampaknya langsung terasa: harga pupuk lebih terjangkau, kualitas produk lebih baik, dan akses pasar makin luas hingga ke kota Medan.

Tak lagi sekadar mengandalkan alat seadanya, kini BUMDes dilengkapi mesin giling serbaguna serta kemasan 3–10 kg yang membuat produk lebih efisien dan layak jual.

Dosen Unimed juga turun langsung melatih pengelola, mulai dari uji coba produksi, SOP pengolahan, sampai strategi pemasaran digital lewat media sosial dan website resmi.

Kepala Desa Kolam, Jupri Purwanto, menyebut langkah ini sebagai “suntikan semangat baru” untuk masyarakat.

Dosen Unimed bantu BUMDes Desa Kolamkl sehingga kapasitas produksi dan pemasaran pupuk organik yang dikelola BUMDes semakin meningkat.

Sementara itu, Ketua BUMDes Muhammad Rinaldi mengaku terbantu karena produk yang semula hanya dijual lokal kini sudah punya jaringan hingga puluhan agen pertanian di Deli Serdang.

“Ini bukan hanya soal alat, tapi juga soal membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa,” ujar Danny Ajar Baskoro, Ketua Tim Pengabdian FE Unimed.

Warga Desa Kolam pun optimis, pupuk organik hasil karya sendiri bisa menekan biaya bertani sekaligus menambah pendapatan desa. Ke depan, BUMDes Karya Bersama ditargetkan jadi role model pengelolaan usaha desa yang modern, mandiri, dan berbasis teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *