Riau, Armadaberita.com – Bumi yang kita cintai mengalami krisis lingkungan yang memprihatinkan, tetapi ada harapan baru yang menyala terang di SMP Swasta Santo Yosef Pinggir. Founder Bank Sampah Mengajar, Berto Sitompul, telah menginspirasi ratusan siswa dengan pesan tentang pertobatan ekologis dan gaya hidup berkelanjutan dalam acara Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Guru Berto membagikan rahasia gaya hidup berkelanjutan, mulai dari menghabiskan makanan di piring hingga pemilahan sampah yang bijaksana. “Kita bisa berubah dengan hal-hal sederhana. Sampah makanan yang terbuang bisa menjadi kompos, dan pemilahan sampah adalah kunci,” ujar Guru Berto.
Kepala SMP Swasta Santo Yosef Pinggir, Ervides Samosir, menegaskan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan memecahkan masalah sampah bersama-sama. “Sampah adalah masalah kita bersama, dan P5 ini mengajak siswa untuk mengolah sampah menjadi berkah,” katanya.
Dengan semangat pertobatan ekologis, siswa SMPS Santo Yosef Pinggir siap menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik dengan tindakan-tindakan kecil yang berdampak besar. Selamat kepada SMPS Santo Yosef atas langkah positif ini! (Dewa)











