Daerah  

Bupati Samosir Tekankan Peningkatan Kinerja OPD dan Komitmen Melampaui Target PAD 2026

Share

Samosir, Armadaberita.com — Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan perlunya peningkatan kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus memastikan komitmen melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026. Penegasan itu disampaikan dalam penandatanganan Perjanjian Kinerja Pimpinan OPD serta Surat Pernyataan Kesanggupan Melampaui Target PAD yang digelar di Aula Kantor Bupati Samosir, Rabu, 11 Februari 2026.

Sebanyak 36 pimpinan OPD menandatangani Perjanjian Kinerja, sementara 19 OPD menandatangani Surat Pernyataan Kesanggupan Melampaui Target PAD. Kegiatan turut dihadiri Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten II Hotraja Sitanggang, dan Asisten III Arnod Sitorus.

Komitmen Kinerja Bukan Ajang Mencari Kesalahan

Dalam arahannya, Vandiko menegaskan bahwa perjanjian kinerja bukan instrumen untuk mencari kesalahan, melainkan komitmen bersama memperkuat kerja pemerintah daerah secara terukur, semangat, dan berdampak bagi masyarakat.

“Perjanjian kinerja dan target PAD ini bukan bermaksud mencari kesalahan, tetapi sebagai komitmen bersama untuk lebih semangat mencapai target,” ujar Vandiko.

Ia meminta seluruh OPD mengeksekusi program secara maksimal sepanjang 2026, serta mampu berkreasi di luar program rutin. OPD juga didorong aktif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memperoleh tambahan anggaran.

“Di tengah efisiensi anggaran, jangan berpikir bagaimana menghabiskan anggaran, tetapi bagaimana mencari anggaran,” tegasnya.

Evaluasi Ketat: Bulanan Dipimpin Wabup, Triwulan Dipimpin Bupati

Vandiko menegaskan pentingnya evaluasi rutin sebagai instrumen pengendalian kinerja. Evaluasi bulanan akan dipimpin Wakil Bupati, sementara evaluasi triwulan dipimpin langsung oleh Bupati.

“Kalau belum tercapai, kita cari solusi. Target yang sudah diteken bukan hanya ambang batas, tapi harus bisa dilampaui.”

Bupati menargetkan kontribusi PAD mencapai minimal 20 persen dari APBD pada 2027 agar ruang fiskal daerah semakin longgar. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh stagnan dan harus ditopang profesionalisme, jejaring kerja, pendelegasian tugas, serta penghilangan ego sektoral.

“Kami tidak pernah meminta mahar jabatan. Kami hanya ingin yang terbaik untuk Samosir dan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.”

Wabup Ariston: Ini Komitmen yang Dikawal Hingga Akhir Tahun

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyebut perjanjian kinerja adalah pintu masuk membangun komitmen bersama mewujudkan visi Samosir unggul, inklusif, dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar tanda tangan. Ini awal komitmen kinerja yang harus dikawal sampai finis dan berdampak bagi masyarakat.”

Ia menegaskan evaluasi dilakukan bulanan dan triwulanan hingga akhir tahun. Tidak ada ruang saling menyalahkan, melainkan kekompakan untuk mencapai hasil nyata.

Asisten Administrasi Umum Setdakab Samosir, Arnod Sitorus, melaporkan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja bertujuan memastikan target OPD terukur, berorientasi hasil, dan menjadi tolok ukur pencapaian sasaran strategis pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *