Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Niat liburan bersama keluarga untuk memancing ikan dan mandi di aliran sungai Belumai yang terletak di Dusun III, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, tiba-tiba berubah jadi duka.
Pasalnya, salah seorang dari rombangan yang sedang mandi dan memancing hanyut dan tenggelam, Senin (14/9/2020) sore.
Ketika ditemukan, Rudi Siregar (39) yang merupakan warga Pasar 6 Padang Bulan Medan ini sudah tak bernyawa.
Temuan orang hanyut itupun sempat membuat warga disana geger. Selanjutnya dilaporkan ke polisi.
Kapolsek Talun Kenas AKP Hendra Nata Sastra Tambunan, bersama anggotanya berangkat ke TKP dan mengangkat korban bersama warga dari aliran sungai Seibelumai keperumahan setelah itu dengan mempergunakan mobil Ambulance korban dibawa ke Puskesmas Talun Kenas.
Menurut informasi, pada siang hari sekira pukul 12.20 WIB, korban bersama teman dan keluarganya bernama, Undangan Ginting, Remon Ginting, Teguh Ginting dan Agra Ginting berangkat ke Pemandian Tapak Gajah yang terletak di Dusun I, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir dengan mengenderai mobil Kijang BK 1950 FF.
Mereka datang ke tempat itu rombongan untuk tujuan memancing di aliran Sungai Blumei.
Setelah tiba di Pemandian Tapak Gajah, Undangan Ginting lantas memancing. Sedangkan Remon Ginting, Teguh Ginting dan Agra Ginting masih mempersiapkan pancing.
Sementara korban Rudi Siregar tak nampak diantara mereka. Undangan Ginting lalu bertanya kepada ketiga orang temannya “Mana abang itu?” ketiga orang temannya menjawab “Gak tau mungkin masih mandi”.
Selanjutnya Undangan Ginting dan Remon Ginting melakukan pencaharian, tetapi tidak berjumpa. Disaat itu datang Kadus I Tungkusan bernama, Adi memberitahukan bahwasanya ada dijumpai teman mereka hanyut dan sudah meninggal dunia.
Adi lantas menghubungi Kadus III yang bernama, Padlan dan mengatakan bahwa di daerahnya Dusun III ada ditemukan mayat tenggelam. Selanjutnya Kadus III menghubungi Kepala Desa Tadukan Raga yang bernama M. Dermawan dan diteruskan ke Polsek Talun Kenas.
Kapolsek Talun Kenas AKP Hendra Nata Sastra Tambunan membenarkan korban meninggal hanyut di Sungai Sei Blumei. “Benar, korban diduga tewas akibat tenggelam dan sudah dibawa pihak keluarganya,” akunya. (Ck)











