Rakernas APEKSI XVIII Tinggalkan Jejak, Nama 98 Wali Kota Diabadikan di Taman Cadika

Jejak bersifat permanen di Kota Medan. Nama 98 wali kota peserta Rakernas diabadikan dalam Prasasti Kota Tangguh.
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI XVIII tidak hanya meninggalkan agenda organisasi bagi pemerintah kota se-Indonesia, tetapi juga jejak yang bersifat permanen di Kota Medan. Nama 98 wali kota peserta Rakernas diabadikan dalam Prasasti Kota Tangguh yang diresmikan di Taman Cadika, Kamis (2/7/2026).

Peresmian prasasti tersebut dirangkaikan dengan penanaman 120 bibit pohon sebagai simbol kolaborasi dan komitmen pemerintah kota dalam membangun lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Prosesi peresmian dilakukan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku tuan rumah Rakernas APEKSI XVIII bersama Ketua Dewan Pengurus APEKSI yang juga Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Keduanya menandatangani prasasti sekaligus melakukan pemotongan pita sebagai tanda peresmian.

Prasasti Kota Tangguh yang memiliki tinggi 2,5 meter dan lebar 2 meter itu memuat nama 98 wali kota dari seluruh Indonesia yang hadir dalam Rakernas APEKSI XVIII. Monumen tersebut diharapkan menjadi pengingat atas kebersamaan dan sinergi antarpemerintah kota.

Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan keberadaan prasasti tersebut menjadi penanda bahwa para kepala daerah telah menorehkan jejak di Kota Medan sekaligus menanamkan semangat untuk terus membangun Indonesia melalui kolaborasi antarkota.

“Ini menandakan Bapak dan Ibu semua telah hadir ke Kota Medan, menanamkan benih baik untuk anak cucu kita. Karena sampai selama-lamanya, insya Allah nama Bapak dan Ibu akan selalu ada di sini,” ujar Rico.

Nama 98 wali kota peserta Rakernas diabadikan.

Menurutnya, Prasasti Kota Tangguh juga menjadi simbol bahwa seluruh pemerintah kota memiliki semangat yang sama dalam membangun daerah dan memperkuat persatuan.

“Karena kita satu bangsa, satu negara, satu Indonesia. Mudah-mudahan kita bisa saling menguatkan,” katanya.

Rico berharap para wali kota yang hadir dapat kembali mengunjungi Medan di kemudian hari untuk mengenang kebersamaan yang terjalin selama penyelenggaraan Rakernas APEKSI XVIII.

Selain meresmikan prasasti, para peserta juga melakukan penanaman 120 bibit pohon di kawasan Taman Cadika. Bibit yang ditanam terdiri atas 23 pohon kenanga, 20 tabebuya pink, 15 rambutan, 20 mangga, 15 duku, 15 jambu bol, dan 12 trembesi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, dan Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *